"Kami Unjuk Rasa agar Bisa Manggung, Selama Delapan Bulan Sudah Kami Menganggur"

Kompas.com - 03/11/2020, 17:39 WIB
UNJUK RASA—Ratusan pekerja seni Kabupaten Madiun menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD menuntut dewan dan Pemerintah Kabupaten Madiun memberikan ijin mereka manggung kembali, Selasa (3/11/2020). KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIUNJUK RASA—Ratusan pekerja seni Kabupaten Madiun menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD menuntut dewan dan Pemerintah Kabupaten Madiun memberikan ijin mereka manggung kembali, Selasa (3/11/2020).

MADIUN, KOMPAS.com - Ratusan pekerja seni menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (3/11/2020).

Para pekerja seni menuntut pemerintah dan DPRD memberikan izin setelah delapan bulan tak menggelar kegiatan seni karena pandemi Covid-19.

Ratusan pekerja seni yang tergabung dalam Perwakilan Pekerja Seni Seluruh Kabupaten Madiun ini menggelar orasi dan aksi teatrikal di depan Gedung DPRD Madiun.

Ratusan orang itu terdiri dari pemain ludruk, seniman wayang, penyanyi, pemain alat musik, dan kelompok penyewaan sound system.

Mereka menuntut kelonggaran izin manggung atau menyelenggarakan kegiatan seni. Sebab, larangan selama delapan bulan terakhir berdampak buruk pada pendapatan ekonomi para seniman.

Baca juga: Seorang Residivis Ditangkap Saat Beraksi, Sudah Curi 11 Motor Dalam 2 Bulan

“Kami menggelar unjuk rasa agar bisa manggung dan tanggapan ke mana-mana. Kami sudah memiliki izin tetapi dicabut lagi sama polsek. Selama delapan bulan sudah kami menganggur,” ujar Suwito, salah satu pekerja seni dari Balerejo, Kabupaten Madiun, saat unjuk rasa, Selasa (3/11/2020).

Para pekerja seni mengaku tak memiliki penghasilan selama delapan bulan terakhir.

Pekerja seni lainnya, Irma Dara Ayu mengaku bingung membiayai kehidupan keluarganya. Irma yang merupakan tulang punggung keluarga itu tak punya pendapat lain.

“Saya sebagai tulang punggung keluarga. Sementara keluarga saya tidak punya sawah dan usaha lain. Jadi saya harus bagaimana,” ujarnya.

Irma berharap pemerintah memberi izin warga menggelar hajatan dan para pekerja seni bisa manggung kembali.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Pelanggar Aturan PPKM Jilid 1 di Jateng Capai 3.665 Orang

Jumlah Pelanggar Aturan PPKM Jilid 1 di Jateng Capai 3.665 Orang

Regional
RS Lapangan Malang Sudah Rawat 614 Pasien Covid-19, 402 di Antaranya Sembuh

RS Lapangan Malang Sudah Rawat 614 Pasien Covid-19, 402 di Antaranya Sembuh

Regional
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Taman Nasional Kelimutu Ditutup

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Taman Nasional Kelimutu Ditutup

Regional
Mobil Diduga Milik Wakil Ketua DPRD Sulut Diadang Istri di Tengah Jalan, Ini Kata Polisi

Mobil Diduga Milik Wakil Ketua DPRD Sulut Diadang Istri di Tengah Jalan, Ini Kata Polisi

Regional
Danrem 162 WB Bersyukur Divaksin Baru Kena Covid-19: Kalau Tidak Lebih Parah

Danrem 162 WB Bersyukur Divaksin Baru Kena Covid-19: Kalau Tidak Lebih Parah

Regional
Alasan Ketua DPD PDI-P Bali Pakai 1 Sendok Menyuapi 2 Bupati Terpilih: Spontan dan Cepat

Alasan Ketua DPD PDI-P Bali Pakai 1 Sendok Menyuapi 2 Bupati Terpilih: Spontan dan Cepat

Regional
Truk yang Terguling dan Dijarah Warga Lewati Tawangmangu karena Ikuti Google Maps

Truk yang Terguling dan Dijarah Warga Lewati Tawangmangu karena Ikuti Google Maps

Regional
Upah 7 Bulan Ditunggak 4 Tahun, Ratusan Buruh Samarinda Kirim Karangan Bunga ke Perusahaan

Upah 7 Bulan Ditunggak 4 Tahun, Ratusan Buruh Samarinda Kirim Karangan Bunga ke Perusahaan

Regional
Mulai Ada Penurunan Kasus Covid-19, PPKM Jilid 2 di Salatiga Akan Diperketat

Mulai Ada Penurunan Kasus Covid-19, PPKM Jilid 2 di Salatiga Akan Diperketat

Regional
Perpanjang PPKM, Bupati Karanganyar Beri Kelonggaran Jam Operasional Pelaku Usaha

Perpanjang PPKM, Bupati Karanganyar Beri Kelonggaran Jam Operasional Pelaku Usaha

Regional
Pro Kontra Aturan Jilbab bagi Siswi Non-Muslim di SMKN 2 Padang, Kepsek: Saya Siap Dipecat, tetapi...

Pro Kontra Aturan Jilbab bagi Siswi Non-Muslim di SMKN 2 Padang, Kepsek: Saya Siap Dipecat, tetapi...

Regional
Cerita Wagub NTT Berjuang Melawan Covid-19, Demam Tinggi hingga Nafsu Makan Hilang

Cerita Wagub NTT Berjuang Melawan Covid-19, Demam Tinggi hingga Nafsu Makan Hilang

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Januari 2021

Regional
10 Pekerja Tambang di Tanah Bumbu Kalsel Terjebak Longsor, Evakuasi Terkendala Cuaca

10 Pekerja Tambang di Tanah Bumbu Kalsel Terjebak Longsor, Evakuasi Terkendala Cuaca

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Januari 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X