Kompas.com - 03/11/2020, 17:01 WIB
Kantor Dinkes Kabupaten Bima terpaksa ditutup selama 6 hari menyusul dua pegawai meninggal karena Covid-19. KOMPAS.COM/SYARIFUDINKantor Dinkes Kabupaten Bima terpaksa ditutup selama 6 hari menyusul dua pegawai meninggal karena Covid-19.

BIMA, KOMPAS.com - Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bima ditutup selama enam hari. Penutupan dilakukan setelah dua pegawai dinkes meninggal karena Covid-19 beberapa waktu lalu.

Anggota tim gugus tugas Kabupaten Bima, Rifai mengatakan, kantor dinkes Kabupaten Bima akan dibuka kembali setelah disetrilisasi.

Baca juga: Takut Meledak, 92,62 Ton Amonium Nitrat Dimusnahkan di Bali

Penutupan berlaku sejak Senin (2/11/2020) hingga Minggu (8/11/2020).

“Keputusan ini diambil berdasarkan surat edaran Setda Kabupaten Bima untuk menutup kantor Dinkes selama enam hari, karena ada dua pegawai meninggal akibat Covid-19,”kata Rifai saat dihubungi Kompas.com, Selasa (3/11/2020).

Selama kantor dinkes ditutup, para aparatur sipil negara (ASN) menerapkan bekerja dari rumah. Rifai berharap, langkah ini bisa memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Pekerjaan dilakukan secara daring atau online. Setelah sterilisasi kantor selesai, mereka akan masuk kembali bekerja seperti biasa,” ujarnya.

Saat ini, tim gugus tugas Covid-19 sedang fokus melakukan tracing dan swab massal kepada pegawai yang bertugas di Dinas Kesehatan Kabupaten Bima.

Seluruh ruangan kantor juga disemprot cairan disinfektan.

Baca juga: Seorang Residivis Ditangkap Saat Beraksi, Sudah Curi 11 Motor Dalam 2 Bulan

Sementara itu, sejumlah pegawai yang terpapar Covid-19 sedang melakukan karantina mandiri dengan pengawasan ketat oleh tim medis.

“Kita upayakan semaksimal mungkin untuk cegah Covid-19. Maka dari itu, kita lakukan swab massal secara bertahap. Khusus pegawai dilingkup dinkes, totalnya sudah hampir 98 persen kita swab dan hasilnya 17 orang positif,” jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X