Tak Netral Saat Pilkada, Kepala Dinas di Batam Disanksi Tak Naik Gaji

Kompas.com - 03/11/2020, 16:25 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HERYUNANTOIlustrasi

BATAM, KOMPAS.com – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) Gustian Riau terbukti melakukan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada 2020.

Gustian Riau terbukti berpolitik dan dari kejadian itu, Gustian Riau disaksi tidak mendapatkan kenaikan gaji selama setahun

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum ditemui di Dataran Engku Putri membenarkan atas sanksi yang diterima Kadisperindag Batam, Gustian Riau.

Bahkan Syamsul Bahrum mengaku sanksi yang diberikan sudah tertuang dalam Surat Keputusan Walikota Batam bernomor KPTS 110/BKPSDM-HK/X/2020 mengenai Penjatuhan Hukuman Disiplin Berupa Penundaan Kenaikan Gaji Berkala Selama 1 Tahun.

"Gustian Riau diberikan sanksi hukuman disiplin sesuai dengan Undang-Undang ASN yang berlaku," kata Syamsul Bahrum, Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Tidak naik gaji setahun

Dijelaskan Syamsul Bahrum, hukuman disiplin yang dijatuhkan kepada Gustian Riau dikarenakan adanya beberapa bukti pelanggaran yang dilakukan yang bersangkutan.

Di antaranya, melakukan pendekatan ke salah satu partai politik guna maju sebagai bakal calon Bupati Rokan Hilir, tanpa sepengetahuan unsur pimpinan.

Kemudian, yang bersangkutan diketahui mendeklarasikan diri dengan memasang Alat Peraga Sosialisasi (APS) berupa Baliho, Banner dan Spanduk di Kabupaten Rokan Hilir.

Tidak itu saja, bukti lain juga diketahui dengan adanya posko pemenangan atas nama yang bersangkutan demi memenangkan salah satu pejabat Pemko Batam dalam Pilkada Rokan Hilir, serta ikut dalam penjaringan sebagai bakal calon Bupati Rokan Hilir ke partai politik.

"Sesuai rekomendasi ASN sanksinya hanya tidak ada kenaikan gaji selama setahun, bukan sampai penurunan golongan. Dan memang kejadiannya bukan di sini, melainkan di Kabupaten lain," jelas Syamsul.

Baca juga: Pulang dari Luar Kota Setelah Libur Panjang, ASN di Bogor Wajib Swab Test dan Karantina Mandiri

Pasal-pasal yang dilanggar

Sekadar informasi, pelanggaran yang dilakukan oleh Gustian Riau melanggar beberapa pasal, di antaranya pasal 2 huruf 3 huruf b, pasal 4 huruf d, pasal 5 ayat (2) huruf e, huruf h, huruf k dan pasal 1, pasal 9 ayat (2), pasal 23 huruf d, dan pasal 86 ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Kemudian pasal 1 angka 2 dan angka 4, pasal 6 huruf d, huruf e, dan huruf h, Pasal 7 dan pasal 11 huruf c Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Perilaku Pegawai Negeri Sipil.

Tidak hanya itu, yang bersangkutan juga diketahui melanggar pasal 1 angka 3, Pasal 3 angka 4, angka 6, dan angka 7, pasal 4 angka 14, dan Pasal 9 angka 4, angka 6 dan angka 7 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Baca juga: Libur Panjang Cuti Bersama, ASN Pemkot Denpasar Dilarang ke Luar Kota



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
Sehari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Seorang Dokter Ditemukan Tewas

Sehari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Seorang Dokter Ditemukan Tewas

Regional
Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris yang Rencanakan Pengeboman di Aceh

Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris yang Rencanakan Pengeboman di Aceh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X