Pria yang Tewas di Jalan Dago Bandung Diduga Korban Pengeroyokan

Kompas.com - 03/11/2020, 11:37 WIB
Ilustrasi jenazah Kompas.comIlustrasi jenazah

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi masih menyelidiki dugaan pembunuhan terhadap Sanu Sandani (17), yang ditemukan tewas di pinggir Jalan Ir H Djuanda, sekitar Masjid Raya Al Ihsan Dago atau Darul Hikam, Bandung, Jawa Barat, Minggu (1/11/2020).

Belum diketahui siapa pelaku yang tega mengakhiri hidup pemuda itu.

Namun, polisi telah melakukan pra rekonstruksi untuk melihat bagaimana peristiwa itu terjadi.

Baca juga: Melunasi Janji, Pemprov Sumbar Siapkan 5 Ton Rendang

Penyidik juga berupaya mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi yang melihat peristiwa itu.

"Sebanyak 11 orang saksi telah dimintai keterangan," kata Kapolsekta Coblong Kompol Hendra Virmanto saat dihubungi, Selasa (3/11/2020).

Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga mendapat penganiayaan dari sejumlah orang yang mengakibatkan tewas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan informasi yang didapatkan kepolisian, awalnya korban dan para saksi yang merupakan teman-temannya tengah berkumpul sambil menenggak minuman keras di rumah salah satu teman.

Baca juga: Pria Bertelanjang Dada Tewas di Jalan Dago Bandung, Diduga Korban Pembunuhan

Sekitar pukul 24.00 WIB, mereka pun bertolak ke Lembang untuk main ke suatu tempat, lalu pergi lagi ke wilayah Dago Atas.

Dalam perjalanannya, di dekat Hotel Sheraton, ada beberapa anak muda yang tengah nongkrong dengan menggunakan motor.

Melihat sejumlah pemuda itu, korban dan teman-temannya memutar balik arah kendaraannya.

Namun para pemuda yang tengah nongkrong itu melihat mereka dan melakukan pengejaran.

Menghindari kejaran, korban dan teman-temannya berupaya untuk sembunyi.

Tetapi korban tak sempat mencari persembunyian sampai akhirnya dipukuli sekelompok pemuda itu.

"Saksi-saksi lain sembunyi di gorong-gorong, namun korban tidak sempat sembunyi, sehingga korban dipukul dan kemudian tergeletak di pinggir jalan," kata Hendra.

Seperti diketahui, korban ditemukan tewas dengan luka di wajahnya.

Polisi yang mendapatkan laporan kemudian melakukan pengecekan dan mengevakuasi jasad korban ke RS Sarti Asih Bandung untuk dilakukan visum.

Polisi mendapatkan sejumlah barang bukti berupa balok kayu, batu bata untuk trotoar, batu dan sejumlah pecahan batu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X