Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dikira Tewas karena Kecelakaan, Karyawati SPBU Ternyata Didorong dari Sepeda Motor oleh Pacar

Kompas.com - 01/11/2020, 07:52 WIB
Pythag Kurniati

Editor

 

Keluarga merasa ada kejanggalan

Keterangan Aldit tak diterima begitu saja oleh keluarga korban.

Keluarga merasa ada yang janggal dalam kematian Berdy. Mereka pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Aldit awalnya ditangkap dan diperiksa sebagai saksi.

Namun setelah menjalani pemeriksaan, Aldit ditetapkan sebagai tersangka pembunuh Berdy.

"Awalnya kita amankan ARN (Aldit) karena handphone korban dipegang ARN pascakejadian ini," tutur Tatang.

Pelaku pun akhirnya mengakui telah mendorong Berdy dari atas sepeda motor.

Baca juga: Kisah Sukiman, Pengantin Pria yang Disebut Mirip Jokowi, Perias hingga Fotografer Kaget

Sakit hati dimaki-maki

Ilustrasi jenazah, jasad manusiaSHUTTERSTOCK Ilustrasi jenazah, jasad manusia
Penyebab pembunuhan tersebut adalah rasa sakit hati pelaku.

Menurut Aldit, tersangka dan korban memiliki hubungan asmara. Padahal korban diketahui memiliki pacar lain.

Sesaat sebelum didorong hingga meninggal, mereka bertengkar di atas motor.

Korban mencurigai pelaku menjalin komunikasi dengan wanita lain.

"Sakit hati karena dimaki-maki oleh korban. Korban mencurigai tersangka ada komunikasi dengan wanita lain," papar Tatang.

Aldit yang emosi lalu mendorong tubuh Berdy dengan siku hingga jatuh dari sepeda motor dan mengembuskan napas terakhir.

Aldit kini ditahan di Polsek Alak untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sumber: Kompas.com (Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere | Editor: Abba Gabrilin)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com