Kompas.com - 31/10/2020, 10:33 WIB
Salah seorang wisatawan dari luar daerah yang hendak ke kawasan Candi Borobudur menjalani tes usap Covid-19 di TIC sekitar 500 dari TWCB Magelang, Kamis (29/10/2010). KOMPAS.COM/IKA FITRIANASalah seorang wisatawan dari luar daerah yang hendak ke kawasan Candi Borobudur menjalani tes usap Covid-19 di TIC sekitar 500 dari TWCB Magelang, Kamis (29/10/2010).

KOMPAS.com- Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang melakukan rapid test secara acak di halaman Kantor Tourist Information Center (TIC) Borobudur mulai 28 Oktober 2020 hingga 30 Oktober 2020.

Selama tiga hari digelar, 29 orang reaktif dalam screening kesehatan itu.

Setelan dites swab, ada dua orang yang positif Covid-19.

Baca juga: 2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

Diminta isolasi mandiri

Ilustrasi corona virus (Covid-19)shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)
Dua orang wisatawan tersebut berasal dari Medan dan Tangerang.

Mereka lalu diminta menjalani karantina mandiri.

Jika mengalami keluhan kesehatan, mereka diminta segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat.

"Kami edukasi kepada keluarganya untuk antisipasi terjadinya penularan, harapan kami secepatnya putuskan isolasi mandiri di lokasi terdekat, " kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Retno Indriastuti dalam keterangan pers, Jumat (30/10/2020).

Baca juga: Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X