Kebakaran Hanguskan 150 Rumah di Kotabaru Kalsel, Api Muncul dari Bangunan Kosong

Kompas.com - 30/10/2020, 20:25 WIB
Api membumbung tinggi menghanguskan ratusan rumah di Kabupaten Kotabaru, Kalsel pada Jumat (30/10/2020) dinihari. BPBD KotabaruApi membumbung tinggi menghanguskan ratusan rumah di Kabupaten Kotabaru, Kalsel pada Jumat (30/10/2020) dinihari.

KOTABARU, KOMPAS.com - Polisi menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan 150 rumah di Jalan Patmaraga, Kecamatan Pulau Laut, Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Jumat (30/10/2020) dini hari.

Kasat Reskrim Polres Kotabaru Kompol Abdul Jalil mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara, api pertama kali muncul dari salah satu rumah yang sudah tidak ditinggali penghuninya.

"Keterangan dari salah seorang saksi yang saat itu tidur, dia terbangun karena mendengar ribut-ribut, setelah dia keluar rumah, ternyata api sudah besar berasal dari rumah kosong," ujar Kompol Abdul Jalil saat dikonfirmasi, Jumat.

Baca juga: Enam Jam Api Berkobar Hanguskan Ratusan Rumah di Kotabaru Kalsel

Beberapa warga yang terbangun mendengar teriakan langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

Namun, api cepat membesar karena rapatnya bangunan dan hampir seluruh rumah yang terbakar masih berbahan dasar kayu.

"Sudah terbakar setelah melihat api kemudian saksi memberitahukan kepada warga sekitar dan beberapa saat kemudian api makin membesar," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain banyaknya bangunan terbuat dari kayu, minimnya armada pemadam kebakaran ditambah jalan menuju lokasi kebakaran yang sempit menyulitkan petugas memadamkan api.

"Jalan menuju permukiman atau lokasi kebakaran cukup sempit, berupa jalan titian yang tidak dapat dilalui oleh armada pemadam kebakaran," tambah dia.

Baca juga: Kebakaran di Kotabaru Kalsel, 150 Rumah Habis Terbakar

Api berkobar selama enam jam karena kurangnya armada pemadam kebakaran serta kencangnya tiupan angin.

Beruntung tak ada korban jiwa dari peristiwa kebakaran ini, namun kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X