Unggah Dukungan ke Salah Satu Paslon, Guru SD di Bantul Dilaporkan ke KASN

Kompas.com - 30/10/2020, 18:45 WIB
Ilustrasi Pilkada KOMPAS.COM/PRIYOMBODOIlustrasi Pilkada

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bantul, Yogyakarta, memproses seorang guru SD yang diketahui memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon peserta Pilkada 2020.

Ketua Bawaslu Bantul Herlina mengatakan, kasus dugaan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) ini bermula dari adanya unggahan status dukungan kepada salah satu pasangan calon Pilkada 2020.

Setelah dilakukan penelusuran oleh Bawaslu Bantul, ASN tersebut mengakui telah mengungah dukungan ke sebuah grup Facebook pemenangan salah satu pasangan calon peserta pilkada.

"Ada salah satu guru SD yang mengunggah kalimat yang berisi dukungan terhadap pasangan calon tertentu, yang ditulis group pemenangan, setelah dilakukan penelusuran yang bersangkutan mengakui akun Facebook dirinya," ucap Herlina saat dihubungi kompas.com melalui sambungan telepon Jumat (30/10/2020).

Baca juga: Pilkada Bantul 2020 Jadi Ujian bagi Netralitas ASN

Dengan adanya kasus ini, kata dia, pihaknya melakukan pemanggilan terhadap ASN tersebut.

Sebab, ASN tersebut dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain itu, terhadap Surat Edaran Gubernur DIY dan Bupati Bantul tentang netralitas ASN dalam Pilkada.

Herlina menyebut kasus ini sudah ditindaklanjuti ke Komisi Aparatur Sipil Negara ( KASN) melalui Bawaslu RI, soal dugaan adanya pelanggaran netralitas.

"Yang berhak menindaklanjuti ya lembaga berwenang," kata Herlina.

Baca juga: KPU Tetapkan DPT Pilkada Bantul 2020 Sebanyak 704.688 Pemilih

Sebagaimana diketahui, Pilkada Bantul akan diikuti dua pasangan calon yakni Suharsono-Totok Sudarto dan Abdul Halim Muslih-Joko B. Purnomo.

Paslon Suharsono-Totok Sudarto yang diusung oleh Partai Gerindra, Golkar, PPP, PKS dan Nasdem.

Sedangkan, paslon Abdul Halim Muslih-Joko B. Purnomo diusung PDI-P, PKB, PAN, Demokrat, dan dari non-legislatif Partai Gelora dan PSI.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
Penjelasan BMKG soal Fenomena Hujan Es Belakangan Ini

Penjelasan BMKG soal Fenomena Hujan Es Belakangan Ini

Regional
Ditanya soal Baliho Rizieq Shihab di Puncak Bogor, Kepala Satpol PP: Saya Fokus Urus PKL

Ditanya soal Baliho Rizieq Shihab di Puncak Bogor, Kepala Satpol PP: Saya Fokus Urus PKL

Regional
4 Penyiar Radio di Kulon Progo Tertular Covid-19, Tertular dari Narasumber

4 Penyiar Radio di Kulon Progo Tertular Covid-19, Tertular dari Narasumber

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X