Libur Panjang, Volume Kendaraan di Ruas Tol Solo-Ngawi Naik 57 Persen

Kompas.com - 30/10/2020, 17:55 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol Ngemplak ruas tol Solo-Ngawi. KOMPAS.com/LABIB ZAMANISejumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol Ngemplak ruas tol Solo-Ngawi.

SOLO, KOMPAS.com - Kenaikan volume kendaraan yang melintas di ruas Tol Solo-Ngawi selama libur panjang akhir Oktober 2020 mengalami peningkatan cukup signifikan dibanding hari biasa.

General Manager Teknik Operasi PT Jasamarga Solo-Ngawi, Saktia Lesan Dianasari mengatakan, peningkatan volume kendaraan tersebut mulai terlihat pada Selasa (27/10/2020).

Jumlah kendaraan yang melintas ada sebanyak 17.220 kendaraan atau naik 57 persen dari hari biasa 10.906 kendaraan.

Kemudian pada Rabu (28/10/2020) jumlah kendaraan yang melintas ada sebanyak 27.697 kendaraan naik 143 persen dari hari biasa 11.408 kendaraan.

Baca juga: Libur Panjang, Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo Meningkat 20 Persen

Pada Kamis (29/10/2020), kendaraan yang melintas ruas Solo-Ngawi tepatnya dari kilometer 492 sampai dengan kilometer 583 sepanjang 91 kilometer sebanyak 25.996 kendaraan naik 121 persen dari hari biasa 11.770 kendaraan.

"Puncak kenaikan lalu lintas kendaraan (libur panjang) sementara di tanggal 28 Oktober 2020," kata Saktia kepada Kompas.com, Jumat (30/10/2020).

Sedangkan, kata dia, untuk arus balik kendaraan libur panjang akhir Oktober 2020 diperkirakan terjadi pada Minggu (1/11/2020).

Baca juga: Libur Panjang, 113.283 Kendaraan dari Jakarta Masuk ke Puncak Bogor

Sementara untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas selama libur panjang, pihaknya akan menambah rambu keterangan data kecelakaan.

"Jika pengendara mengalami kelelahan kita imbau untuk beristirahat," terang Saktia.

Di samping rambu, pihaknya juga menambah optimalisasi petugas patroli di jalan bebas hambatan tersebut terutama pada malam hari.

"Petugas patroli mengamati kendaraan-kendaraan yang terlihat (pengemudi) mengantuk dan memberhentikan kendaraan. Petugas mengimbau pengemudi untuk istirahat," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X