Sulitnya Medan Menuju Rumah Sakit Memaksa Nurjannah Melahirkan di Tengah Jalan

Kompas.com - 29/10/2020, 13:33 WIB
Suasana saat bayi yang baru lahir ditengah jalan pedalaman Samar Kilang, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Kamis (29/10/2020). Suasana saat bayi yang baru lahir ditengah jalan pedalaman Samar Kilang, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Kamis (29/10/2020).

TAKENGON, KOMPAS.com- Nurjannah Inen Sanjung, warga di pedalaman Kabupaten Bener Meriah, Aceh, terpaksa melahirkan anaknya di tengah jalan menuju rumah sakit.

Peristiwa ini bermula setelah Nurjannah dibawa ke Puskesmas Samar Kijang, Bener Meriah, pada Kamis (29/10/2020) dini hari karena air ketubannya pecah.

Namun, Puskesmas Samar Kijang merujuknya ke Rumah Sakit Umum Muyang Kute.

Butuh waktu dua sampai tiga jam perjalanan untuk sampai ke rumah sakit itu dari Samar Kijang.

Dalam perjalanan, Nurjannah tidak mampu lagi menahan sakit. Akhirnya proses persalinan dilakukan di atas alas yang dibentangkan di jalan belum beraspal.

Menurut saksi mata, Sumarni (33), sebelum kejadian, ia dan ibunya, Siti Maneh (56), sedang menuju kebun kopi miliknya di kawasan Pucuk Nuning, Samar Kilang.

Tiba-tiba seorang laki-laki datang dengan menggunakan sepeda motor, memberi tahu ada seorang pasien di dalam ambulans yang butuh pertolongan persalinan.

Siti Maneh dikenal masyarakat setempat dapat melakukan proses persalinan.

"Saat itu, kami langsung menuju mobil, dan memindahkan tubuh ibu yang akan melahirkan itu ke jalan, dengan menyiapkan alas seadanya untuk melakukan proses persalinan," kata Sumarni, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (29/10/2020).

Sumarni turut membantu proses persalinan terhadap Nurjannah.

Sementara itu, di tengah-tengah proses persalinan yang dimulai sekitar 07.00 WIB itu, seorang bidan dari Kampung Rusip datang ke lokasi.

Jarak tempuh antara Kampung Rusip menuju lokasi tersebut lebih kurang mencapai satu jam.

"Kemudian ibu saya bekerja sama dengan bidan itu melakukan proses persalinan, dan alhamdulillah ibu dan bayi itu lahir dengan selamat. Bayi ini berjenis kelamin laki-laki," sebut Sumarni.

Suasana saat bayi yang baru lahir di tengah jalan pedalaman Samar Kilang, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Kamis (29/10/2020). Suasana saat bayi yang baru lahir di tengah jalan pedalaman Samar Kilang, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Kamis (29/10/2020).
Meski demikian, lanjut Sumarni, kondisi bayi itu sempat mengkhawatirkan, karena bagian lehernya terlilit tali pusar.

Apabila saat itu tidak dibantu dengan segera, maka bisa jadi membahayakan kondisi anak tersebut.

"Saya dan sopir ambulans turut membantu juga sebisanya. Termasuk membersihkan tali pusar itu," ucap Sumarni.

Kini ibu dan bayi itu sudah kembali dibawa ke Puskesmas Samar Kilang untuk proses pemulihan lebih lanjut.

Sebagai informasi, kondisi jalan di kawasan Samar Kilang belum diaspal sepenuhnya.

Sehingga jarak tempuh antara Samar Kilang dengan Simpang Tiga Redelong yang merupakan ibu kota kabupaten Bener Meriah yang seharusnya 1, 5 jam hingga 1 jam perjalanan, kini harus memakan waktu dua hingga tiga jam perjalanan.

Bahkan saat hujan tiba, maka jalan berlubang di kawasan itu sulit diakses oleh kendaraan roda dua dan roda empat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X