Kompas.com - 29/10/2020, 06:44 WIB
Seorang warga melintasi rumah yang terendam dalam peristiwa banjir bandang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (3/10/2020) ISTIMEWASeorang warga melintasi rumah yang terendam dalam peristiwa banjir bandang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (3/10/2020)

CIANJUR, KOMPAS.com – Intensitas curah hujan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diprediksi akan terus tinggi hingga puncaknya di akhir tahun.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terkait potensi ancaman bencana seperti banjir bandang, tanah longsor, dan pergerakan tanah.

Baca juga: Hotel dan Obyek Wisata di Cianjur Diminta Batasi Pengunjung Saat Libur Panjang

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Mokhamad Irfan Sofyan mengatakan, ribuan relawan BPBD telah disiagakan di masing-masing desa.

Keberadaan para relawan tanggap bencana atau Retana itu untuk mengantisipasi ancaman bencana dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang ketanggapdaruratan bencana.

“Khususnya bagi warga yang tinggal di zona merah bencana, seperti di sepanjang daerah aliran sungai,” kata Irfan kepada Kompas.com, Kamis (29/20/2020).

Baca juga: Kami Minta Maaf atas Nama Pemkot Surabaya dan Mengganti Uang Transportasi Bu Yaidah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apabila terjadi hujan deras selama dua jam, maka warga yang tinggal di dekat bantaran sungai atau dilalui aliran sungai harus meningkatkan kewaspadaan.

“Potensi banjir bandang sangat tinggi. Bersiap-siap saja mengungsi,” ujar dia.

Kewaspadaan masyarakat sangat penting guna meminimalisasi jatuhnya korban jiwa.

“Alhamdulilah, dari semua bencana banjir bandang yang terjadi sepanjang Oktober ini, nihil korban jiwa. Sebenarnya warga sudah tahu apa yang harus dilakukan ketika bencana datang,” katanya.

6 orang meninggal 

Sepanjang 2020 bencana banjir bandang yang terjadi di sejumlah tempat di Kabupaten Cianjur telah menelan enam korban jiwa.

 

Para korban yang meninggal akibat terseret air bah, yaitu pasangan suami istri, dan bapak-anak.

“Itu yang kejadian di Cugenang dan di sungai Cianjur, Cilaku yang menimpa rekan wartawan dan anaknya,” ucapnya.

Banjir bandang terjadi selain akibat curah hujan yang tinggi, juga disebabkan sedimentasi atau adanya pendangkalan di beberapa badan sungai.

"Perilaku membuang sampah ke sungai juga turut memicu. Saluran air tersumbat sampah sehingga meluap dan naik ke permukiman penduduk,” ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.