Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Kompas.com - 29/10/2020, 06:36 WIB
Sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua masih tampak mendominasi di hari pertama libur panjang di Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/10/2020). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSejumlah kendaraan roda empat dan roda dua masih tampak mendominasi di hari pertama libur panjang di Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/10/2020).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Satlantas Polres Bogor memetakan sejumlah titik di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, rawan terjadi kemacetan saat libur panjang 28 Oktober hingga 1 November 2020.

Adapun lokasi yang biasanya menjadi langganan macet, yaitu di Kecamatan Ciawi, Cisarua, dan Megamendung.

Titik kepadatan lalu lintas biasanya mulai akan terjadi di gerbang pintu Tol Ciawi arah Jakarta, dan Simpang Gadog di hari kedua libur panjang ini.

"(Titik rawan macet) mulai dari bawah Pasir Angin (Gadog), Pasir Muncang, Simpang Megamendung, Lokawiratama, Pasar Cisarua, Taman Safari, dan Masjid Atta'Awun," kata KBO Lantas Polres Bogor Iptu Ketut Agoeng saat dihubungi, Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Satgas Covid-19 Akan Batasi Jumlah Wisatawan di Puncak Bogor Saat Libur Panjang

Agar tidak terjadi kemacetan di hari kedua, Kamis (29/10/2020), Satlantas Polres Bogor telah menyiapkan skema lalu lintas.

Salah satunya adalah sistem one way atau satu arah secara bergantian di sepanjang jalur puncak.

Baca juga: Puncak Bogor Diprediksi Macet, Ini Alternatif Wisata Lain di Jabar

Durasi pemberlakuan one way bersifat situasional, tergantung kondisi di lapangan.

Namun, rata-rata durasi pemberlakuan one way sekitar 1-2 jam, sambil melihat volume kendaraan terlebih dahulu.

"Situasional saja karena enggak bisa ditentuin waktunya, misal tadi (hari pertama libur) one way cuma satu jam ke atas, terus ke bawah dua jam. Jadi di hari kedua, ketiga kita lihat lagi situasi di lapangan," ungkapnya.

Ketut memprediksi akan terjadi peningkatan volume kendaraan di kawasan Puncak Bogor pada hari kedua libur panjang dan akhir pekan ini.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Regional
Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Regional
Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Regional
Mengajar di TK Selama 57 Tahun, Nenek Chamimah Jadi Sarjana di Usia 78 Tahun, Ini Kisahnya

Mengajar di TK Selama 57 Tahun, Nenek Chamimah Jadi Sarjana di Usia 78 Tahun, Ini Kisahnya

Regional
Penipu Modus Jadi Tim Satgas Covid-19 di Padang, Mengincar Perhiasan Korban

Penipu Modus Jadi Tim Satgas Covid-19 di Padang, Mengincar Perhiasan Korban

Regional
Cerita Rasiti Temukan Naskah Kuno Berusia 200 Tahun Warisan Keluarga, Belum Diketahui Isinya

Cerita Rasiti Temukan Naskah Kuno Berusia 200 Tahun Warisan Keluarga, Belum Diketahui Isinya

Regional
KKP Dinilai Langgar Kesepakatan dengan Komisi IV soal Ekspor Benih Lobster

KKP Dinilai Langgar Kesepakatan dengan Komisi IV soal Ekspor Benih Lobster

Regional
Seorang Pria di Riau Sebulan Menculik Adik Ipar untuk Diperkosa

Seorang Pria di Riau Sebulan Menculik Adik Ipar untuk Diperkosa

Regional
Kisah Oktavia dan 8 Guru Honorer di Pedalaman NTT, 6 Tahun Tak Digaji, Tiap Hari Menyusuri Hutan

Kisah Oktavia dan 8 Guru Honorer di Pedalaman NTT, 6 Tahun Tak Digaji, Tiap Hari Menyusuri Hutan

Regional
Kebijakan Penghentian Hajatan Dikritik, Bupati Banyumas: Harus Tarik Rem Darurat

Kebijakan Penghentian Hajatan Dikritik, Bupati Banyumas: Harus Tarik Rem Darurat

Regional
Polisi Temukan Unsur Pidana dalam Acara Rizieq Shihab di Bogor

Polisi Temukan Unsur Pidana dalam Acara Rizieq Shihab di Bogor

Regional
SPP SMA Negeri Sederajat di Jabar Gratis Tahun Depan, Swasta Dapat Subsidi

SPP SMA Negeri Sederajat di Jabar Gratis Tahun Depan, Swasta Dapat Subsidi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X