Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Kompas.com - 28/10/2020, 22:32 WIB
Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Kawasan Watu Gendong, Ngawen, Gunungkidul Rabu (28/10/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOPengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Kawasan Watu Gendong, Ngawen, Gunungkidul Rabu (28/10/2020)

 

YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Sebanyak 1000 bendera merah putih dikibarkan di kawasan Wisata Watu Gendong, Pedukuhan Tungkluk, Kalurahan Beji, Ngawen, Gunungkidul, Yogyakarta, Rabu (28/10/2020)

Pengibaran bendera merah putih ini untuk terus mengajak menjaga keberagaman di  Pedukuhan Tungkluk.

Ketua Pengelola Desa Wisata Beji Rahmat Purwohartono menyampaikan, pengibaran 1000 bendera ini merupakan simbol inovasi pemuda untuk membangun wilayahnya.

Baca juga: Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

 

Selain itu, memperingati Sumpah Pemuda yang jatuh pada Rabu (28/10/2020), agar selalu ingat terkait makna Sumpah Pemuda yakni jiwa solidaritas tetap dijaga meski di Kalurahan Beji terdiri dari berbagai latar belakang sosial dan agama.

"Kegiatan ini untuk mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan meski berbeda suku dan agama hingga latar belakang sosial masyarakatnya," kata Rahmat di sela kegiatan, Rabu.

Kegiatan ini didukung oleh masyarakat sekitar, salah satunya dengan meminjam seluruh bendera yang dimiliki oleh masyarakat.

Oleh pemuda setempat, bendera itu dipasang pada tiang bambu dan ditancapkan di sekitar kawasan wisata Watu Gendong yang belum lama dibuka untuk umum.

Setelah ada tarian, flash mob, lalu pembacaan ikrar Sumpah Pemuda.

Selain pengibaran bendera, kegiatan ini diisi dengan pameran potensi lokal.

Baca juga: Hari Sumpah Pemuda, Bendera Merah Putih Raksasa Diterbangkan Bersama Layangan

 

Adapun potensi lokal yang dimaksud Rahmat berupa berbagai jenis makanan tradisional hingga produk-produk kerajinan tangan buatan warga.

Atraksi seni berupa tari-tarian pun turut mewarnai acara tersebut. Acara pengibaran bendera ini menjadi salah satu upaya mengenalkan Watu Gendong sebagai destinasi wisata di Gunungkidul. Apalagi Desa Wisata Beji belum lama terbentuk. 

"Kami berharap wisata Watu Gendong ini tetap eksis ke depan demi membantu perekonomian warga sekitar," kata Rahmat.

Salah seorang warga, Wirasmi mengatakan dirinya bangga terlibat dalam pengibaran 1000 bendera. Sejak beberapa hari kemarin, dirinya ikut latihan tari dan flash mob untuk acara ini.

"Senang bisa terlibat dalam kegiatan ini," kata dia. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Regional
Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X