Selama Libur Panjang, Wisatawan di Puncak Siap-siap "Rapid Test" Acak

Kompas.com - 28/10/2020, 19:59 WIB
Ilustrasi pelaksanaan rapid test KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANIlustrasi pelaksanaan rapid test

CIANJUR, KOMPAS.com - Sejumlah pengendara yang melintasi jalur Puncak di perbatasan Cianjur-Bogor atau rest area Segar Alam Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akan menjalani pemeriksaan rapid test.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memantau langsung pemeriksaan kesehatan pengunjung atau wisatawan yang dilaksanakan Satgas Covid-19 setempat, Rabu (28/10/2020).

Dalam keterangannya kepada wartawan, Uu menyebutkan, rapid test dilaksanakan untuk mengetahui kondisi kesehatan pengunjung yang akan berlibur pada cuti bersama dan libur panjang pekan ini.

Baca juga: Kasus Bahar bin Smith pada 2018, Korban Baru Cabut Laporan Mei 2020

Menurut dia, rapid test di kawasan wisata penting dilakukan, mengingat wilayah Jawa Barat banyak dikunjungi wisatawan dari luar daerah, terutama dari Jakarta dan sekitarnya.

“Karena memang jaraknya dekat dan banyak obyek wisata yang bagus serta kulinernya juga, sehingga banyak yang menjadikan Jabar ini sebagai destinasi wisata," kata Uu di rest area Segar Alam Cianjur, Rabu.

Ada tiga lokasi rapid test yang disiapkan untuk menyasar para pengunjung atau wisatawan Puncak, yakni di kawasan Megamendung Bogor, Segar Alam Cianjur dan Kebun Raya Cibodas.

“Kendati tidak semua pengunjung dites, setidaknya kami punya gambaran nanti hasilnya apakah yang masuk ke Jabar ini sehat atau bagaimana,” ujar dia.

Baca juga: Pengacara Korban Penganiayaan Kaget Bahar bin Smith Jadi Tersangka

Apabila ada pengunjung yang menunjukkan hasil reaktif berdasarkan tes, maka akan langsung diminta putar balik atau dipulangkan ke daerah asalnya.

“Kita sudah minta petugas dan aparat yang di lapangan untuk tegas terkait hal ini," ucap Uu.

Hal senada juga disampaikan Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Cianjur Yusman Faisal.

"Pelaksanaan operasi yustisi gabungan dan rapid test Covid-19 ini akan dilaksanakan terhitung 28-31 Oktober, dengan sasaran pelaku wisata," kata Yusman seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu.

Baca juga: Kemunculan Sosok Menyeramkan Saat Operasi Zebra di Lampung

Rapid test ini akan menyasar pedagang, karyawan hotel, pengunjung atau wisatawan hingga petugas pintu obyek wisata, serta lainnya.

"Lokasinya di rest area Puncak, kawasan Kebun Raya Cibodas, hutan kota dan Bomero City Walk," ujar dia.

Menurut Yusman, apabila ada warga Cianjur yang reaktif, maka akan dilanjutkan dengan pemeriksaan swab.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Ile Lewotolok terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Regional
'Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu'

"Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu"

Regional
Satu Lagi, Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Satu Lagi, Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Regional
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Regional
Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Regional
Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

Regional
238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

Regional
Melawan Saat Ditangkap, Tersangka Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Melawan Saat Ditangkap, Tersangka Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Desember 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 3 Desember 2020

Regional
Walkot Solo Usulkan Asrama Haji Donohudan Jadi Tempat Isolasi, Ganjar: Oke Saja Kalau Mau Dipakai

Walkot Solo Usulkan Asrama Haji Donohudan Jadi Tempat Isolasi, Ganjar: Oke Saja Kalau Mau Dipakai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X