Penumpang Pesawat Membeludak di Bandara Makassar, AP 1 Kerahkan Tim Penertiban Protokol Kesehatan

Kompas.com - 28/10/2020, 18:27 WIB
Lonjakan penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar beredar di media sosial, Rabu (28/10/2020). IstimewaLonjakan penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar beredar di media sosial, Rabu (28/10/2020).

 

MAKASSAR, KOMPAS.com – Beberapa hari terakhir menjelang libur bersama yang telah ditetapkan oleh pemerintah, jumlah penumpang pesawat melonjak hingga membeludak di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Membeludaknya penumpang pesawat ini terlihat di pintu keberangkatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Bahkan, beredar video di media sosial, Rabu (28/10/2020), kepadatan penumpang terjadi hingga tak terlihat lagi penerapan protokol kesehatan (prokes).

Baca juga: Pesawat Garuda Tergelincir di Bandara Makassar Angkut 14 Penumpang, Semua Selamat

Dalam video, terlihat lonjakan penumpang memadati pintu keberangkatan yang sedang mengantri.

Bahkan, ada penumpang yang berkerumun sambil berdiri dan ada pula yang terpaksa duduk di troli barang.

Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura 1 Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Iwan Risdianto yang dikonfirmasi, Rabu (28/10/2020) mengatakan, beberapa hari terakhir ini memang terjadi lonjakan penumpang yang diikuti dengan libur bersama mulai Rabu 28 Oktober hingga Jumat 30 Oktober 2020.

Iwan mengungkapkan, pada tanggal 25 Oktober, jumlah pesawat 224 dengan memuat 22.037  orang penumpang.

Pada tanggal 26 Oktober, sebanyak 186 penerbangan dengan memuat 17.373 orang penumpang dan pada 27 Oktober sebanyak 213 penerbangan dengan jumlah penumpang 20.338. 

“Kami baru punya data tanggal 25 hingga 27 Oktober 2020. Itu semua jumlah penumpang yang berangkat dan datang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin,” katanya.

Baca juga: Natal dan Tahun Baru, 3 Maskapai Siapkan Extra Flight di Bandara Hasanuddin

Iwan mengakui, terjadi lonjakan penumpang beberapa hari ini hingga pihaknya mengerahkan tim penertiban protokol kesehatan yang terus berkeliling mengingatkan penumpang.

Selain itu juga, setiap 30 menit adanya pemberitahuan tentang protokol kesehatan di Bandaran Internasional Sultan Hasanuddin untuk mengingatkan para penumpang 

“Kami terus mengingatkan penumpang agar menjaga jarak, menggunakan masker dan sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer. Ada tim juga yang terus berpatroli penerapan protokol kesehatan bagi penumpang,” katanya.

Iwan menambahkan, seluruh penumpang masih tetap diwajibkan melakukan rapid test sebelum melakukan penerbangan.

“Bagi penumpang yang tidak membawa surat keterangan rapid test atau swab PCR, kami siapkan rapid test di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar dengan biaya Rp 85.000 dari harga sebelumnya Rp 150.000,” tambahnya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

29 Istri Petahana Maju Jadi Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

29 Istri Petahana Maju Jadi Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

Regional
Acara Indonesian Scooter Festival Dihentikan Paksa, Berkerumun Tanpa Masker, Dibubarkan dengan Pengeras Suara

Acara Indonesian Scooter Festival Dihentikan Paksa, Berkerumun Tanpa Masker, Dibubarkan dengan Pengeras Suara

Regional
BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

Regional
Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak 'Bunuh' Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak "Bunuh" Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Regional
Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X