Libur Panjang, Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo Meningkat 20 Persen

Kompas.com - 28/10/2020, 17:58 WIB
Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/5/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANITerminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/5/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Pengelola Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, mencatat ada peningkatan jumlah penumpang pada libur panjang akhir Oktober 2020.

Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto mengatakan, peningkatan jumlah penumpang mulai terjadi pada Selasa (27/10/2020).

Peningkatan penumpang yang masuk terminal pada libur panjang akhir Oktober 2020 tersebut antara 10-15 persen.

"Mulai hari kemarin (Selasa) ada peningkatan. Tidak signifikan antara 10-15 persen untuk mudik atau pulang kampung. Sampai hari ini kita pantau kurang lebih ada peningkatan 20 persen," kata Joko kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Seorang Pasien Positif Covid-19 di Solo Kabur dari Rumah Sakit

Dikatakan Joko, setiap harinya jumlah bus yang masuk terminal antara 600-700 bus.

Adapun jumlah penumpang antara 10.000 hingga 11.000 orang.

Joko menambahkan, peningkatan jumlah penumpang itu didominasi berasal dari wilayah Solo dan sekitarnya.

"Kebanyakan (penumpang) ini antarkota kabupaten," ungkap Joko.

Pihaknya tetap melakukan pengawasan penumpang yang masuk terminal mengingat masih kondisi pandemi Covid-19.

Di mana setiap penumpang yang masuk terminal harus memakai masker, mencuci tangan dan pengecekan terhadap suhu tubuh di pintu masuk.

"Kita dari awal menerapkan SOP (standar operasional prosedur) protokol kesehatan Covid-19. Sampai saat ini penumpang masuk sudah pakai masker dan cek suhu," terang dia.

Joko mengaku memberikan pengawasan khusus terhadap penumpang dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

"Iya, satu, dua sudah terlihat (masuk terminal). Tapi tidak signifikan. Dengan PSBB di Jabodetabek cuma satu dua keluarga yang pulang karena persyaratan Covid-19 dia terpenuhi," ungkap Joko.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Solo Mulai November, Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah memutuskan untuk tetap menjadikan 28 Oktober dan 30 Oktober 2020 sebagai cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW.

Hal itu disampaikan Menko PMK Muhadjir Effendy, Senin (19/10/2020).

"Sesuai arahan Presiden, menetapkan cuti dan libur dalam kaitannya dengan peringatan Maulid Nabi tetap dilaksanakan, jadi tidak ada perubahan," kata Muhadjir.

Dengan demikian, akan ada libur panjang selama lima hari, yaitu pada 28 Oktober hingga 1 November 2020.

Adanya libur panjang memunculkan kekhawatiran terjadinya penyebaran virus corona karena masyarakat memanfaatkannya untuk bepergian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sampah Menumpuk di Sejumlah Titik Kota Manado Setelah Banjir Surut

Sampah Menumpuk di Sejumlah Titik Kota Manado Setelah Banjir Surut

Regional
Paket Susu Kotak untuk Penghuni Lapas di Cianjur Ternyata Narkoba

Paket Susu Kotak untuk Penghuni Lapas di Cianjur Ternyata Narkoba

Regional
Mesum dengan Oknum Polisi di Ruang Isolasi RSUD Dompu, Perempuan Ini Terinfeksi Covid-19

Mesum dengan Oknum Polisi di Ruang Isolasi RSUD Dompu, Perempuan Ini Terinfeksi Covid-19

Regional
PPKM Tangerang Raya Diperpanjang, Ini Pengingat untuk Warga

PPKM Tangerang Raya Diperpanjang, Ini Pengingat untuk Warga

Regional
Pemalsu Surat Hasil Rapid Test di Kalteng Ditangkap Saat Hendak Terbang ke Surabaya

Pemalsu Surat Hasil Rapid Test di Kalteng Ditangkap Saat Hendak Terbang ke Surabaya

Regional
Gas Proyek Geothermal Diduga Menewaskan 5 Warga, Memicu Keributan hingga Kendaraan Dirusak

Gas Proyek Geothermal Diduga Menewaskan 5 Warga, Memicu Keributan hingga Kendaraan Dirusak

Regional
Viral Suara Dentuman, Sinar, dan Sinyal Misterius 20 Detik, Ini Kata Lapan, BMKG, dan BPBD

Viral Suara Dentuman, Sinar, dan Sinyal Misterius 20 Detik, Ini Kata Lapan, BMKG, dan BPBD

Regional
Terungkap, Aksi Perampokan Uang Rp 563 Juta di Semarang Didalangi Orang Dalam, Ini Faktanya

Terungkap, Aksi Perampokan Uang Rp 563 Juta di Semarang Didalangi Orang Dalam, Ini Faktanya

Regional
Unik, Pohon Pisang Seribu Milik Risma, Panjang Tandan Hampir 2 Meter

Unik, Pohon Pisang Seribu Milik Risma, Panjang Tandan Hampir 2 Meter

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Pakai Jilbab Sejak SMP, Iman Saya Tak Goyah' | Aksi Perampkan Uang Setengah Miliar

[POPULER NUSANTARA] "Pakai Jilbab Sejak SMP, Iman Saya Tak Goyah" | Aksi Perampkan Uang Setengah Miliar

Regional
Kerumunan Fan Artis TikTok di Madiun, Kapolres: Ada Dugaan Pelanggaran Kekarantinaan Kesehatan

Kerumunan Fan Artis TikTok di Madiun, Kapolres: Ada Dugaan Pelanggaran Kekarantinaan Kesehatan

Regional
Aturan Wajib Jilbab Bagi Siswi Muslim Dipertahankan, Kadisdik Padang: Biar Tidak Digigit Nyamuk

Aturan Wajib Jilbab Bagi Siswi Muslim Dipertahankan, Kadisdik Padang: Biar Tidak Digigit Nyamuk

Regional
PPKM Diperpanjang, Pemkab Wonogiri Tetap Tutup Tempat Wisata dan Larang Hajatan

PPKM Diperpanjang, Pemkab Wonogiri Tetap Tutup Tempat Wisata dan Larang Hajatan

Regional
Kabar Baik, 402 Pasien Covid-19 di RS Lapangan Ijen Malang Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, 402 Pasien Covid-19 di RS Lapangan Ijen Malang Dinyatakan Sembuh

Regional
Wali Kota Magelang: Izinkan Saya Perpanjang PPKM

Wali Kota Magelang: Izinkan Saya Perpanjang PPKM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X