Operasi Zebra Kedua di Bandung, Ini yang Disasar Polisi

Kompas.com - 28/10/2020, 17:48 WIB
ilustrasi parkir mobil pararel www.rgj.comilustrasi parkir mobil pararel

BANDUNG, KOMPAS.com - Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung bersama Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Polisi Militer (PM) gencar melakukan penertiban parkir liar di Kota Bandung, Jawa Barat.

"Hari ini adalah suatu kegiatan dalam rangka Operasi Zebra kedua, yaitu kegiatan hari ini adalah penertiban parkir liar yang ada di Kota bandung," kata Kepala Satlantas Polrestabes Bandung Kompol Rano Hadiyanto di Mapolrestabes Bandung, Rabu (28/10/2020).

Razia parkir liar ini diikuti sebanyak 50 personel Satlantas, 30 personel Dishub, 40 personel Satpol PP dan 2 PM.

Baca juga: Kemunculan Sosok Menyeramkan Saat Operasi Zebra di Lampung

"Tindakannya bertahap, mulai dari imbauan, teguran lisan, namun apabila memang cara parkirnya fatal menimbulkan kemacetan yang parah, dan atau menyebabkan orang lain kecelakaan, maka bisa dilakukan penilangan, cabut pentil, atau penderekan," kata Rano.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dishub Kota Bandung Asep Kuswara mengatakan, kendaraan yang parkir di sembarang tempat dan tidak diketahui pemiliknya akan diderek.

"Jadi kalau tidak ada pemiliknya, kita derek. Kalau ada, kita tilang," ucap Asep.

Baca juga: Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Ini Kronologi Dugaan Kasusnya

Dalam penertiban parkir liar ini, tim gabungan dibagi dua wilayah, yakni wilayah barat ke arah Veteran, Naripan, Kosambi, Riau dan Cicaheum.

Sedangkan timur, ke Alun-alun, Sudirman dan Cibereum.

"Mudah-mudahan yang kita kerjakan jadi barometer agar lalu lintas di Kota Bandung aman, lancar dan terkendali," kata Asep.

Pihaknya mengimbau para pesepeda untuk berkendara di jalur khusus sepeda dan menggunakan atribut baju yang terang, agar memudahkan pengendara lainnya melihat ketika malam.

Selain itu, menggunakan helm dan ketentuan lainnya.

"Itu sudah ada di Permen 59 Tahun 2020, tapi kami belum bisa bertindak, karena Perdanya juga masih dikaji, Satlantas juga masih mengkaji," ujar Asep.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Regional
Jaksa Ajukan Banding Terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Jaksa Ajukan Banding Terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Regional
Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Regional
Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Regional
Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X