Hotel dan Obyek Wisata di Cianjur Diminta Batasi Pengunjung Saat Libur Panjang

Kompas.com - 28/10/2020, 17:21 WIB
Pjs Bupati Cianjur Dudi Sudrajat Abdurachim KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPjs Bupati Cianjur Dudi Sudrajat Abdurachim

CIANJUR, KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meminta pengusaha hotel dan obyek wisata untuk membatasi jumlah pengunjung pada momen libur panjang akhir Oktober 2020 ini.

Penjabat sementara Bupati Cianjur Dudi Sudrajat Abdurachim mengatakan, dinas terkait telah menerbitkan surat edaran kepada para pelaku usaha sektor pariwisata mengenai batasan jumlah pengunjung.

Baca juga: Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Ini Kronologi Dugaan Kasusnya

“Jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas yang ada. Misal, kapasitas hotelnya untuk 100 tamu, sebaiknya yang dipakai 50 saja, setengahnya,” kata Dudi kepada Kompas.com, Senin (26/10/020).

Selain itu, tim dari gugus tugas akan melakukan pengawasan ketat terhadap lokasi-lokasi wisata untuk memastikan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Kalau ada aturan yang dilanggar, sanksi tentu ada," ujar dia.

Baca juga: Kemunculan Sosok Menyeramkan Saat Operasi Zebra di Lampung

Dudi mengakui peningkatan jumlah pengunjung atau wisatawan akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi lewat sektor pariwisata.

Namun, ada hal yang lebih penting saat ini.

“Tapi kan jangka panjang juga harus dipikirkan. Daripada mengorbankan banyak orang, lebih baik melakukan pencegahan dengan cara yang harus tegas,” kata dia.

Sementara itu, Marcomm Le Eminence Hotel Puncak Rizki Sutrisna mengatakan, tingkat okupansi hotel diprediksi mengalami lonjakan pada libur panjang pekan ini.

“Saat ini belum ada kenaikan. Diprediksi puncaknya Sabtu besok,” kata Rizki saat dihubungi.

Namun demikian, ada pembatasan jumlah tamu hotel dari kapasitas kamar yang tersedia sebagaimana imbauan dari pemerintah setempat.

“Kita ikuti imbauan itu. Pihak hotel juga akan menerapkan aturan ketat soal protokol kesehatan Covid-19, sebagaimana yang telah kita jalankan di era normal baru selama ini,’ ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

Regional
Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Regional
Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bali, Ini Faktanya

Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bali, Ini Faktanya

Regional
Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Regional
Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Regional
Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di 'Homestay' Bali

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di "Homestay" Bali

Regional
Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Regional
Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Regional
Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Regional
Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di 'Homestay', Diduga Dibunuh

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di "Homestay", Diduga Dibunuh

Regional
Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Regional
Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Regional
Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Regional
Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X