Peringati Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di DPRD Sulsel

Kompas.com - 28/10/2020, 17:02 WIB
Seorang pengunjuk rasa tolak omnibus law saat berada di dekat ban yang terbakar di Jalan Sultan Alauddin Makassar, Rabu (28/10/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANSeorang pengunjuk rasa tolak omnibus law saat berada di dekat ban yang terbakar di Jalan Sultan Alauddin Makassar, Rabu (28/10/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Aksi unjuk rasa tolak omnibus law Undang-undang (UU) Cipta Kerja di Makassar, Sulawesi Selatan, kembali terjadi tepat di Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2020).

Dari pantauan Kompas.com, unjuk rasa yang digelar elemen mahasiswa dan masyarakat tersebut berlangsung sejak 14.00 Wita dan terus ramai hingga sore ini.

Aksi digelar di beberapa titik seperti di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Sultan Alauddin, Makassar.

Kedua jalan tersebut ini ditutup oleh massa aksi.

Baca juga: Kasus Dugaan Penganiayaan Dosen UMI Makassar, Polisi Periksa 5 Orang Saksi

Bahkan unjuk rasa yang digelar di depan Kantor DPRD Sulsel diwarnai aksi moshing oleh sebagian demonstran ketika lagu rock diputar.

Sementara di Jalan Sultan Alauddin, demonstrasi menutup kedua ruas jalan dengan membakar beberapa ban.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana mengatakan, ada lebih 2 ribu personel dari Polrestabes Makassar yang dibantu Polda Sulsel untuk mengawal aksi unjuk rasa hari ini.

Personel tersebut ditempatkan di beberapa titik seperti Kantor DPRD Sulsel di bawah fly over Makassar, depan kantor Gubernur Sulsel, dan di pertigaan Jalan Sultan Alauddin - A.P. Pettarani Makassar.

Baca juga: 11 Terduga Perusak Kantor DPD Nasdem Makassar Ditetapkan sebagai Tersangka

Pola pengamanan, kata Wisnu, dilakukan dengan cara terbuka dan tertutup disesuaikan dengan eskalasi di lapangan.

"Cara bertindak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP)," ujar Wisnu ketika ditanya bila massa aksi sudah mulai berbuat rusuh, Kamis siang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Mayoritas Usia Pasien Covid-19 yang Meninggal di Kulon Progo

Ini Mayoritas Usia Pasien Covid-19 yang Meninggal di Kulon Progo

Regional
179 Siswa SMK di Jateng Positif Covid-19, Ini Komentar Ganjar

179 Siswa SMK di Jateng Positif Covid-19, Ini Komentar Ganjar

Regional
Hasil Survei Indikator Politika Indonesia Menunjukkan Zairullah-Rusli Unggul, Ini Tanggapan Relawan

Hasil Survei Indikator Politika Indonesia Menunjukkan Zairullah-Rusli Unggul, Ini Tanggapan Relawan

Regional
Pengakuan Sahrul, Kapten Kapal Karam: Kami Terkatung-katung 12 Jam di Laut

Pengakuan Sahrul, Kapten Kapal Karam: Kami Terkatung-katung 12 Jam di Laut

Regional
5 Tenaga Pendidik SMA di Cianjur Terpapar Virus Corona

5 Tenaga Pendidik SMA di Cianjur Terpapar Virus Corona

Regional
Parahnya Banjir di Medan, Mobil Terbawa Air dan Tersangkut di Pagar

Parahnya Banjir di Medan, Mobil Terbawa Air dan Tersangkut di Pagar

Regional
Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Regional
Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X