Celingak-Celinguk dan Melarikan Diri, Aksi Pasien Covid-19 di Solo Ini Terekam CCTV

Kompas.com - 28/10/2020, 13:44 WIB
Ilustrasi melarikan diri. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi melarikan diri.

KOMPAS.com- Seorang pasien positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moewardi Solo melarikan diri, Selasa (27/10/2020).

Aksi pasien tersebut terekam dalam CCTV.

Baca juga: Maling Tak Sadar Masuk Ruang Isolasi Corona dan Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Ini Akibatnya

Melarikan diri pada pagi buta, sempat celingak-celinguk

Ilustrasi pasien virus corona mengenakan masker untuk cegah penularan dan penyebaran Covid-19.KOMPAS.COM/Shutterstock Ilustrasi pasien virus corona mengenakan masker untuk cegah penularan dan penyebaran Covid-19.
Pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19 dan baru dua hari menjalani perawatan di rumah sakit.

Pasien diduga telah merencanakan aksinya lantaran melarikan diri saat pagi buta, sekitar pukul 04.00 WIB.

Rupanya, aksi pasien itu terekam dalam CCTV rumah sakit.

"Iya terlihat di CCTV, dia kabur baru dua hari dirawat," kata Direktur Utama RSUD dr Moewardi Surakarta Cahyono Hadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari rekaman tersebut, terlihat pasien itu memantau situasi.

Sempat celingak-celinguk, pasien akhirnya mengendap-endap keluar dari ruang isolasi.

Mengetahui ada pasien yang kabur, pihak rumah sakit langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Solo.

Baca juga: Seorang Pasien Positif Covid-19 di Solo Kabur dari Rumah Sakit

 

Ilustrasi tanda tanyaThinkstock Ilustrasi tanda tanya
Tak ada di rumahnya

Pasien positif Covid-19 itu rupanya merupakan warga Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah.

Kini, Wali Kota pun menginstruksikan petugas untuk melakukan pencarian. 

"Iya ini kami sudah kerahkan petugas kelurahan dan Puskesmas," kata Wali Kota Solo FX. Hadi Rudyatmo.

Namun saat dicari ke alamatnya, pasien tersebut tak ada di rumah. Tetangga dan keluarganya diminta melapor jika melihat pasien tersebut.

"Ini masih dicari belum ketemu," ujar Rudy.

Baca juga: Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

Dinas berkoordinasi dengan pemangku wilayah

Ilustrasi corona virus (Covid-19)shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)
Kepala Dinas Kesehatan Solo Siti Wahyuningsih menjelaskan, telah melakukan koordinasi dengan pemangku wilayah tempat tinggal pasien tersebut.

"Kita koordinasikan dengan wilayah, kalau ketemu akan ditanya juga alasannya kabur apa," kata dia.

Siti menjelaskan, jika pasien tak betah berada di rumah sakit, karantina bisa dilakukan di rumah asal pasien tak mengalami gejala.

"Tapi kalau pasien bergejala harus dirawat di rumah sakit," kata dia.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Labib Zamani | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Awas, Ada Warga Jebres Solo Positif Corona yang Kabur dari RSUD! Tetangga Diminta Waspada



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.