Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Kompas.com - 28/10/2020, 05:39 WIB
Kapolsek Jenu, Tuban, AKP Rukimin memasang garis polisi untuk menutup akses masuk lokasi wisata pantai cemara, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Minggu (25/10/2020) KOMPAS.com/IstimewaKapolsek Jenu, Tuban, AKP Rukimin memasang garis polisi untuk menutup akses masuk lokasi wisata pantai cemara, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Minggu (25/10/2020)


TUBAN, KOMPAS.com - Polisi menutup lokasi wisata pantai cemara, di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menjelang libur panjang akhir bulan oktober 2020.

Wisata pantai cemara yang berada di sebelah barat terminal Tuban, Jawa Timur, tersebut tidak diperkenankan beroperasi untuk sementara waktu.

Polisi memasang garis polisi pada dua titik akses masuk lokasi wisata pantai cemara agar para pengunjung tidak bisa masuk.

Kapolsek Jenu, AKP Rukimin, mengatakan, penutupan dan pemasangan garis polisi di lokasi wisata pantai cemara tersebut sudah berlangsung sejak tiga hari lalu.

Baca juga: Wisatawan Diprediksi Membeludak, Wisata Pantai Terapkan Sif Pengunjung

Pihaknya terpaksa menutup sementara lokasi wisata pantai cemara, lantaran digunakan kegiatan yang melanggar ketertiban umum dan tidak mematuhi protokol kesehatan.

"Sudah tiga hari ini, lokasi pantai cemara kita tutup dan pasang garis polisi," kata AKP Rukimin, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (27/10/2020).

Menurutnya, sebelum ditutup dan dipasang garis polisi, pada Minggu (25/10/2020), ada sekitar 30 unit kendaraan truk sedang berkumpul di lokasi wisata pantai cemara, Tuban.

Saat itu, ada anggota komunitas yang balapan sesama truk dan direkam oleh sesama anggota komunitas. Lalu, videonya viral dan beredar melalui pesan berantai whatsapp.

Dalam tayangan video tersebut, terlihat dua kendaraan truk dengan muatan banyak orang sedang balapan di bibir pantai dan salah satu truk terguling bersama penumpangnya.

"Itu ada truk muatan banyak orang balapan dan terguling, beruntung tidak ada korban, coba kalau ada korban yang meninggal, kan bisa berbahaya," terangnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Tasikmalaya Paling Tak Patuh Protokol Kesehatan, Satgas: Setiap Hari Operasi Yustisi

Kabupaten Tasikmalaya Paling Tak Patuh Protokol Kesehatan, Satgas: Setiap Hari Operasi Yustisi

Regional
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 3 Kali Awan Panas dan 47 Kali Guguran Lava Pijar

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 3 Kali Awan Panas dan 47 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
Update Covid-19 di Riau, Kasus Positif Mencapai 27.592 Orang

Update Covid-19 di Riau, Kasus Positif Mencapai 27.592 Orang

Regional
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kilogram Sabu dari Malaysia

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kilogram Sabu dari Malaysia

Regional
Pemulangan Pengungsi Merapi di Sleman Ditentukan Setelah 25 Januari

Pemulangan Pengungsi Merapi di Sleman Ditentukan Setelah 25 Januari

Regional
Hasil Investigasi soal Kebocoran 125.000 Data Mahasiswa Undip

Hasil Investigasi soal Kebocoran 125.000 Data Mahasiswa Undip

Regional
Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal Serangan Jantung Sehari Sebelum Sidang

Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal Serangan Jantung Sehari Sebelum Sidang

Regional
Reka Ulang Pembunuhan Mahasiswa Telkom, Pelaku Isap Rokok usai Bunuh Korban

Reka Ulang Pembunuhan Mahasiswa Telkom, Pelaku Isap Rokok usai Bunuh Korban

Regional
145 Warga Terdampak Langsung Banjir Bandang di Puncak Bogor

145 Warga Terdampak Langsung Banjir Bandang di Puncak Bogor

Regional
Selama di Bali, Kristen Gray Jual E-Book dan Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi

Selama di Bali, Kristen Gray Jual E-Book dan Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi

Regional
Gara-gara Tanah Warisan, Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anaknya: Saya Takut...

Gara-gara Tanah Warisan, Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anaknya: Saya Takut...

Regional
179 Anak di Kulon Progo Positif Covid-19, di Antaranya 50 Balita

179 Anak di Kulon Progo Positif Covid-19, di Antaranya 50 Balita

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kristen Gray dan Pasangan Wanitanya Diusir dari Indonesia | Mayor Sugeng Lapor Polisi

[POPULER NUSANTARA] Kristen Gray dan Pasangan Wanitanya Diusir dari Indonesia | Mayor Sugeng Lapor Polisi

Regional
7 Fakta Kasus Kristen Gray dan Cuitan Soal Bali, Diperiksa 8 Jam, Dideportasi Bersama Pasangan Wanitanya

7 Fakta Kasus Kristen Gray dan Cuitan Soal Bali, Diperiksa 8 Jam, Dideportasi Bersama Pasangan Wanitanya

Regional
Dideportasi dari Indonesia, Kristen Gray: Saya Tidak Bersalah...

Dideportasi dari Indonesia, Kristen Gray: Saya Tidak Bersalah...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X