4 Pencuri Relief Makam Ditangkap, Barang Curian Hendak Dijual ke Jakarta

Kompas.com - 27/10/2020, 23:57 WIB
Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana saat mengecek barang bukti relief yang diambil dari makam Tionghoa (Bong China) di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (27/10/2020). ANTARA Jatim/ AchKapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana saat mengecek barang bukti relief yang diambil dari makam Tionghoa (Bong China) di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (27/10/2020).

KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Resor Kota Kediri menangkap empat anggota kelompok pencuri relief di makam Tionghoa di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Keempat tersangka berinisial IS (42), TH (26), AC (30), dan K (51).

Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana mengatakan, penangkapa bermula dari laporan salah satu ahli waris bahwa relief di makam keluarganya hilang.

Baca juga: 23 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning, Khofifah: Kesembuhan Konsisten Dibanding Kasus Baru

Berbekal informasi itu, polisi melakukan penyelidikan.

"Hasil lidik yang dilakukan satreskrim melakukan penangkapan empat tersangka pencurian relief," kata Miko dikutip dari Antara, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

 

Miko mengatakan, kejahatan itu bermula saat warga berinisial DN menghubungi pelaku TH lewat pesan WhatsApp untuk mencarikan relief untuk dibeli.

TH lalu menghubungi temannya, SR (DPO) untuk mencari atau membeli relief dengan harga per potong Rp 400.000 yang berada di sekitar makam Tionghoa Kota Kediri.

Akhirnya TH dan ketiga rekannya memutuskan untuk mencuri  relief di makam Tionghoa.

Para pelaku mencongkel relief di makam dengan menggunakan linggis, dan cangkul untuk menggali tanah.

Relief kemudian diangkut ke truk. Pelaku juga membeli ban bekas 10 buah untuk alas relief agar tidak bergesekan. Rencananya, relief tersebut akan dikirim ke Jakarta.

Kepada polisi, para pelaku mengaku sudah tiga kali melakukan aksi tersebut selama Oktober 2020.

Awal Oktober mendapatkan 16 potong relief, kemudian pada pertengahan Oktober mendapatkan dua patung batu singa, dan yang ketiga mendapatkan 15 potong relief.

"Dari hasil pengakuan tersangka, satu relief harganya Rp 400.000. Di luar itu kami belum tahu harganya. Kalau makamnya lebih dari delapan," kata Kapolresta.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dengan Pemberatan.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Regional
Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Regional
Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Regional
Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Regional
Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Regional
Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Regional
Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Regional
Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Regional
Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Regional
3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Regional
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Regional
Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X