Erick Thohir: 2022 Tak Lagi Beli Vaksin Impor

Kompas.com - 27/10/2020, 22:49 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020). ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Erick Thohir menargetkan pada tahun 2022 mendatang vaksin Merah Putih dapat digunakan oleh masyarakat Indonesia agar tidak tergantung dengan vaksin yang diimpor oleh luar negeri.

Erick Thohir mengatakan, saat ini ada Bio Farma yang berstandar internasional sehingga bisa dipertanggung jawabkan.

"Biofarma sendiri sudah memproduksi 15 macam vaksin dengan jumlah 2 M dan sudah mendistribusikan vaksin ke 150 negara, untuk Covid kita masih belajar. Untuk itu kita sedang mencari solusi Merah Putih ke depan," kata Erick dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Pemda DIY, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Jokowi Minta Terawan Urus Vaksin Gratis, Erick Thohir yang Berbayar

Menurut Erick, pengembangan vaksin Merah putih sangatlah penting agar tidak jadi kebiasaan menggunakan vaksin dari luar negeri alias vaksin impor.

"Penggunaan vaksin impor tidak boleh menjadi kebiasaan. Kita harus mengadakan vaksin Merah Putih sendiri agar pada tahun 2022 tidak beli lagi vaksin impor tetapi sudah bisa dilakukan sendiri," katanya.

Produksi vaksin secara mandiri juga didukung oleh Presiden RI Joko Widodo untuk memastikan vaksin Merah Putih untuk hadir bagi masyarakat Indonesia.

Lanjut Erick, untuk kehalalan vaksin, pihak MUI telah terbang ke berbagai negara untuk mendapatkan kepastian terkait kehalalan.

"Untuk isu halal dan haram, kita sejak awal melibatkan MUI dalam proses uji vaksin di Bandung. Bahkan kita mengirimkan perwakilan MUI ke China dan bahkan negara lainnya," kata Erick.

Baca juga: Erick Thohir: Bio Farma Sudah Jadi Perusahaan Global

Selain soal kehalalan vaksin, hal lain yang menjadi prioritas Erick adalah distribusi vaksin.

Meskipun Indonesia memesan vaksin sebanyak mungkin, tetapi vaksin tetap tidak akan datang secara bersamaan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Regional
Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Regional
2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

Regional
Dampak Fenomena Madden Julian Oscillation, Yogya Banyak Hujan

Dampak Fenomena Madden Julian Oscillation, Yogya Banyak Hujan

Regional
Fakta Rumah Mahfud MD Didemo Ratusan Orang, Isunya Terkait Pemanggilan Rizieq Shihab

Fakta Rumah Mahfud MD Didemo Ratusan Orang, Isunya Terkait Pemanggilan Rizieq Shihab

Regional
Selama November, BPBD Banjarmasin 9 Kali Evakuasi Ular dari Rumah Warga

Selama November, BPBD Banjarmasin 9 Kali Evakuasi Ular dari Rumah Warga

Regional
Dapat Jatah 465.036 Dosis Vaksin Covid-19, Kaltara Mulai Siapkan Tenaga Vaksinator

Dapat Jatah 465.036 Dosis Vaksin Covid-19, Kaltara Mulai Siapkan Tenaga Vaksinator

Regional
Situasi Boven Digoel Kondusif Pasca Rumah Salah Satu Paslon Dibakar Massa

Situasi Boven Digoel Kondusif Pasca Rumah Salah Satu Paslon Dibakar Massa

Regional
'Melihat Orang Berseliweran Sambil Teriak, Akhirnya Saya Tutup Pintu Rumah karena Ketakutan'

"Melihat Orang Berseliweran Sambil Teriak, Akhirnya Saya Tutup Pintu Rumah karena Ketakutan"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X