Banjir dan Longsor Landa Pacitan, Jembatan Putus dan Sejumlah Rumah Rusak Ringan

Kompas.com - 27/10/2020, 18:05 WIB
Salah satu jembatan yang putus diterjang banjir di Pacitan, Selasa (27/10/2020). TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTISalah satu jembatan yang putus diterjang banjir di Pacitan, Selasa (27/10/2020).

KOMPAS.com - Banjir bandang dan longsor melanda tiga kecamatan di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa (27/10/2020).

Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo menjelaskan, sejumlah desa yang diterjang banjir di antaranya, Desa Sukorejo di Kecamatan Sudimoro dan beberapa desa di Kecamatan Tulakan serta Kecamatan Ngadirojo.

Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang di Jakarta Timur, Jalan Raya Jambore Banjir

Sementara longsor terjadi di Desa Sukorejo dan Desa Bubakan, Kecamatan Tulakan.

Bencana itu terjadi karena sungai di wilyah Sudimoro, Ngadirojo, dan tulakan, meluap.

"Memang terjadi luapan sungai di wilayah Sudimoro dan Ngadirojo sampai Tulakan. Ini karena wilayah pinggir pantai terjadi curah hujan cukup tinggi sehingga daya tampung sungai dan anak sungai tidak mampu," kata Didik seperti dikutip dari Tribunjatim, Selasa (27/10/2020).

Akibat bencana itu, sejumlah fasilitas umum rusak. Sebuah jembatan di Desa Sukerajo putus akibat bencana itu.

Didik menyebutkan, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejumlah daerah di Pacitan sejak Senin (26/10/2020) pukul 21.00 WIB. Hujan baru reda pada Selasa (27/10/2020) sekitar pukul 02.00 WIB.

Sejumlah rumah juga mengalami rusak ringan akibat longsor. Namun, BPBD Pacitan masih menghitung jumlah rumah yang rusak.

Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang 7 Desa di Ciamis, 15 Keluarga Mengungsi

Ia memastikan, kerusakan rumah itu tak membuat warga mengungsi.

"Jumlahnya (rumah yang terdampak) belum bisa kami sebutkan karena tim masih assessment," lanjutnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Banjir dan Tanah Longsor Terjang 3 Kecamatan di Pacitan: Jembatan Putus, Sejumlah Rumah Rusak Ringan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X