Libur Panjang, Pemeriksaan Kendaraan di Puncak Akan Diperketat

Kompas.com - 27/10/2020, 07:06 WIB
Giat penyekatan wilayah perbatasan di jalur Puncak Cianjur, Jawa Barat, yang dilakukan beberapa waktu lalu menyusul pemberlakukan PSBB di wilayah Jabodetabek, beberapa waktu lalu KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANGiat penyekatan wilayah perbatasan di jalur Puncak Cianjur, Jawa Barat, yang dilakukan beberapa waktu lalu menyusul pemberlakukan PSBB di wilayah Jabodetabek, beberapa waktu lalu

CIANJUR, KOMPAS.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akan memperketat pemeriksaan kendaraan di check point batas kota jelang libur panjang.

Jalur Puncak menjadi atensi karena diprediksi akan terjadi lonjakan jumlah pengunjung di kawasan wisata tersebut.

Pjs Bupati Cianjur Dudi Sudrajat Abdurrachim menegaskan, keberadaan check point akan dioptimalkan dengan melibatkan petugas gabungan dari TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan lainnya.

Baca juga: Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Oleh karena itu, pihaknya meminta petugas di lapangan agar bertindak tegas terhadap pengendara atau pengunjung yang abai terhadap protokol kesehatan Covid-19.

“Bukan melarang liburan. Namun kita juga harus menjaga dan menjamin protokol kesehatan ditaati dan diterapkan,” kata Dudi kepada Kompas.com di lingkungan Pendopo, Senin (26/10/2020).

Pemerintah daerah melalui dinas terkait pun telah menerbitkan surat edaran kepada para pelaku usaha sektor pariwisata terkait batasan jumlah pengunjung.

“Jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas yang ada,” ucap Dudi.

Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Meilawaty menyebutkan, jajarannya akan melakukan rekayasa lalu lintas di jalur Puncak pada momen libur panjang pekan ini.

“Langkah ini akan ditempuh untuk mengantisipasi potensi lonjakan volume kendaraan pengunjung,” ujar Mei kepada wartawan, Senin (26/10/2020).

Selain itu, untuk semua jenis kendaraan besar akan dilarang melintasi jalur Puncak.

Baca juga: Libur Panjang Akhir Pekan, Ini Titik-titik Rawan Macet Jalur Puncak

Selanjutnya kendaraan akan dialihkan via jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi.

"Petugas juga akan mengalihkan arus kendaraan mulai dari Pos TMC atau Cepu 8 jika situasi di jalur Puncak padat. Namun, sifatnya situasional," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Regional
Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Regional
Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Regional
Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Regional
Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Regional
Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Regional
Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Regional
AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

Regional
4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

Regional
15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

Regional
Bintara Polisi Ini 2 Kali Terlibat Kasus Narkoba

Bintara Polisi Ini 2 Kali Terlibat Kasus Narkoba

Regional
Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Regional
Melihat Kapasitas dan Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Riau

Melihat Kapasitas dan Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Riau

Regional
Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X