Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Kompas.com - 26/10/2020, 19:52 WIB
Seorang warga membersihkan puing-puing bangunan rumah rusak akibat tanah longsor di Desa Seuseupan, Kecamatan Caringin, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (26/10/2020). DOK KECAMATAN CARINGINSeorang warga membersihkan puing-puing bangunan rumah rusak akibat tanah longsor di Desa Seuseupan, Kecamatan Caringin, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (26/10/2020).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Hujan mengguyur sejumlah daerah di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (26/10/2020) sejak siang hingga malam ini.

Guyuran hujan sempat turun dengan intensitas tinggi beberapa jam di beberapa wilayah kecamatan.

Di antaranya di Kecamatan Caringin hujan deras mengakibatkan tanah longsor di Kampung Ciseupan Hilir RT 03 RW 06 Desa Seuseupan.

''Ada dua rumah dan satu mushala yang rusak serta enam rumah terancam,'' kata Camat Caringin Anwari saat dihubungi Kompas.com Senin malam.

Baca juga: Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Menurut dia dua rumah terdampak tanah longsor ini salah satunya rusak berat karena sebagian bangunan tertimbun. Satu rumah lainnya dalam kondisi rusak sedang sementara mushala hancur terbawa longsoran.

''Malam ini warga yang rumahnya rusak dan terancam sudah mengungsi di rumah keluarganya,'' ujar Anwari

''Alhamdulillah dalam musibah bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa,'' sambung dia.

Anwari menuturkan setelah seluruh warga dievakuasi dan diungsikan ke rumah yang aman, semua kegiatan di lokasi bencana dihentikan. 

''Juga masih terdapat retakan tanah di atasnya yang berupa areal  persawahan dengan air mengalir secara terus menerus,'' tutur dia.

Baca juga: Ini 21 Titik di Kota Bandung Langganan Banjir Tiap Hujan Turun

Sukabumi supermaket bencana

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sukabumi Raden Gani Muhamad mengimbau masyarakat yang bertempat tinggal di daerah rawan bencana harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

''Sukabumi ini wilayahnya luas dan supermarket bencana. Apalagi saat ini musim hujan sudah berlangsung,'' imbau Gani saat berbincang dengan Kompas.com Senin (19/10/2020).

Dia bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan para camat sudah berupaya mengedukasi masyarakat dalam mitigasi (pengurangan risiko) bencana sesuai potensinya.

''Ini bukan masalah sepele. Bila dengan kesiapsiagaan tinggi tentunya kita dapat menekan korban dampak bencana,'' kata dia.

Baca juga: Waspada La Nina, 4 Wilayah Kota Serang Banten Rawan Banjir dan Longsor



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

Regional
Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Regional
ABK yang Lompat Saat Kapal Diserang Perompak di Sorong Ditemukan Tewas

ABK yang Lompat Saat Kapal Diserang Perompak di Sorong Ditemukan Tewas

Regional
Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Regional
Oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Utara Tertangkap Kasus Narkoba di Medan

Oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Utara Tertangkap Kasus Narkoba di Medan

Regional
Buntut Kerumunan Acara Rizieq Shihab, Keterisian RS Covid-19 di Bogor Meningkat dan PSBB Diperpanjang

Buntut Kerumunan Acara Rizieq Shihab, Keterisian RS Covid-19 di Bogor Meningkat dan PSBB Diperpanjang

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 November 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 November 2020

Regional
Beri Kejutan Istri, Crazy Rich Surabaya Pasang Baliho Ucapan Ulang Tahun di Perempatan Jalan

Beri Kejutan Istri, Crazy Rich Surabaya Pasang Baliho Ucapan Ulang Tahun di Perempatan Jalan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 November 2020

Regional
Gubernur Erzaldi: Pandemi Jadi Peluang Inovasi Dunia Pendidikan untuk SDM Lebih Unggul

Gubernur Erzaldi: Pandemi Jadi Peluang Inovasi Dunia Pendidikan untuk SDM Lebih Unggul

Regional
Kisah Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai, Jatuh dari Tebing Setinggi 20 Meter Saat Cari Tanaman

Kisah Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai, Jatuh dari Tebing Setinggi 20 Meter Saat Cari Tanaman

Regional
Meski Bromo Zona Hijau, Satgas Tak Izinkan Jazz Gunung Digelar

Meski Bromo Zona Hijau, Satgas Tak Izinkan Jazz Gunung Digelar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X