Cara Ridwan Kamil Bantu UMKM Saat Pandemi: Promosikan di Medsos hingga Ikut Desain Kemasan

Kompas.com - 26/10/2020, 14:09 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat bertemu dengan pelaku UMKM asal Jawa Tengah di Semarang, Minggu (25/10/2020) kemarin. Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat bertemu dengan pelaku UMKM asal Jawa Tengah di Semarang, Minggu (25/10/2020) kemarin.

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kami punya cara unik untuk membantu meningkatkan bisnis di level UMKM yang sempat anjlok selama pandemi Covid-19.

Ia membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk bekerja sama. Selain membantu dalam segi promosi, ia pun akan terjun langsung mendesain tiap produk.

Pria yang akrab disapa Emil itu bercerita, ide itu muncul saat ia mengunggah salah satu produk sepatu asal Bandung Exodos57. Unggahan itu ternyata berdampak terhadap penjualan produk.

"Sekitar dua bulan lalu saya didatangi industri ekonomi kreatif yang menyatakan gara-gara Covid industri kreatif turun. Saya bertemu mas Gally warga Jabar keturunan Palu. Saya pakai produknya viral. Gara-gara itu statistik medsos punya nilai ekonomi," ucap Emil di Bandung, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Ridwan Kamil Mendesain Masjid Seribu Bulan, Calon Masjid Terbesar di Banyumas

Berdasar pengalaman tersebut, Gally Rangga pemilik brand Exodos57 dan Geer Company meminta Emil untuk turut serta mempromosikan brand lokal lainnya sebagai cara mendongkrak roda ekonomi para pelaku UMKM.

"Saya itu menyambut gagasan Gally bahwa selama Covid-19 kita perlu kebersamaan untuk meningkatkan ekonomi kreatif. Kebetulan saya punya dua hal, background desain dan follower sosial media," tutur Emil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Cerita Bupati Lebak Bermedsos, Buka Endorse Gratis gegara Produk UMKM Laku Setelah Diunggah di IG-nya

Terjun mendesain langsung

Namun, Emil mengaku tak ingin berhenti sebatas menjadi promotor. Ia bersedia untuk terjun langsung mendesain agar tiap produk punya identitas yang kuat.

"Kalau saya cuma megang (memrpomosikan) kurang sreg karena gak ada keterlibataan. Supaya ada memori izinkan saya berpartisipasi. Jadi ada edisi khusus Ridwan Kamil, semua manfaatnya silakan ambil semua," paparnya.

Ide tersebut pun direspons positif para pelaku UMKM. Setelah melewati proses kruasi, total ada 22 brand lokal dari Jabar, Jateng dan Jatim yang akan berkolaborasi.

"Makanya saya tawarkan ke semuanya yang mau gak hanya di Jabar ternyata banyak. Next step kalau memang setuju saya dengan senang hati bantu, tiap brand yang sudah jadi saya ekspose. Biasanya apa yang saya posting heboh," tuturnya.

Baca juga: Gara-gara Ridwan Kamil, Kaus Baju Kerja asal Bandung Laris Manis

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X