Berkas Lengkap, Penusuk Syekh Ali Jaber Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kompas.com - 26/10/2020, 13:56 WIB
Tersangka AA (kaus merah) pelaku penusukan Syekh Ali Jaber dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Senin (26/10/2020). Jaksa berencana melimpahkan kasus ini ke pengadilan pada awal November 2020 besok. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYATersangka AA (kaus merah) pelaku penusukan Syekh Ali Jaber dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Senin (26/10/2020). Jaksa berencana melimpahkan kasus ini ke pengadilan pada awal November 2020 besok.

LAMPUNG, KOMPAS.com – Kasus penusukan ulama kondang, Syekh Ali Jaber bergulir ke kejaksaan untuk penuntutan.

Babak baru kasus penusukan ini ditandai dengan lengkapnya berkas dan pelimpahan tersangka AA (24) dari Polresta Bandar Lampung kepada penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung.

Kepala Kejari (Kajari) Bandar Lampung, Abdullah Noer Deny mengatakan, pihaknya telah menerima pelimpahan tersangka dari penyidik kepolisian pada Senin (26/10/2020).

“Pada intinya, karena berkasnya sudah kita nyatakan lengkap maka penyidik harus menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum,” kata Noer Deny di Kejari Bandar Lampung, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Syekh Ali Jaber Dijadwalkan Berdakwah di Gresik, Polisi Siapkan Pengamanan

Noer Deny menambahkan, pihaknya berencana melimpahkan kasus ini ke pengadilan pada awal November 2020.

“Sementara penahanan dititip ke penyidik di Polresta Bandar Lampung,” kata Noer Deny.

Noer Deny menjelaskan, penahanan tersangka yang masih di Polresta Bandar Lampung meski sudah dilimpahkan ini berdasarkan ketentuan dari Kemenkum HAM.

“Untuk sementara, sampai Covid-19 berlalu, penahanan bagi tersangka yang dilimpahkan pada tahap 2 masih di penyidik kepolisian. Setelah sidang, baru dititipkan di rutan (rumah tahanan),” kata Noer Deny.

Baca juga: Penyerangan Syekh Ali Jaber, Polisi Temukan Unsur Kebencian, Pengamat: Ada Indikasi ke Kelompok Radikal

Tersangka dipersangkakan dengan pasal berlapis yakni, Pasal 340 KUHPidana juncto Pasal 53 KUHPidana subsider Pasal 338 KUHPidana juncto Pasal 53 KUHPidana dan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951.

Diberitakan sebelumnya, ulama kondang kelahiran Madinah, Syekh Ali Jaber mengalami penusukan yang dilakukan oleh tersangka AA saat menghadiri pengajian dan wisuda Tahfidz Alquran di Masjid Falahudin yang berada di Jalan Tamin, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Minggu (13/9/2020) sore.

Akibat penusukan itu, Ali Jaber menderita luka tusuk dan harus dijahit sebanyak enam jahitan di bagian dalam dan empat jahitan di bagian luar.

Baca juga: Menurut Rekonstruksi, Penusuk Syekh Ali Jaber Berencana Membunuh



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Regional
Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Regional
Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Regional
Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Regional
Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Regional
Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Regional
Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Regional
Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Regional
Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Regional
3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Regional
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Regional
Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X