Pengelola Tol Lampung Akan Batasi Kendaraan Besar Saat Libur Panjang

Kompas.com - 26/10/2020, 13:11 WIB
Sebagai simbol infrastruktur logistik Nasional, Presiden Jokowi menaiki truk untuk meninjau Tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang diresmikan pada Minggu (21/1/2018). Biro SetpresSebagai simbol infrastruktur logistik Nasional, Presiden Jokowi menaiki truk untuk meninjau Tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang diresmikan pada Minggu (21/1/2018).

LAMPUNG, KOMPAS.com – Manajemen jalan tol Lampung membatasi kendaraan besar yang masuk menjelang libur panjang 28 – 31 Oktober 2020 besok.

Pengelola jalan tol, Branch Manajer PT Hutama Karya ruas Bakauheni – Terbanggi Besar, Hanung Hanindito mengatakan, pihaknya membatasi masuknya kendaraan besar menjelang libur panjang tersebut.

Kendaraan besar yang dibatasi adalah kendaraan yang over load over dimension (ODOL).

Baca juga: Libur Panjang, Volume Lalin Jalan Tol Bakal Melonjak 21,77 Persen

Pengawasan ini, kata Hanung, untuk mencegah kerusakan di jalan tol sepanjang 253 kilometer tersebut.

“Kita memperhatikan dan setiap hari dilakukan inspeksi. Bila ada kerusakan langsung segera diperbaiki. Karena ini menjadi tanggung jawab kami,” kata Hanung dalam keterangan persnya, Senin (26/10/2020).

Hanung menambahkan, kendaraan ODOL ini adalah salah satu penyebab kerusakan jalan tol ruas Bakauheni – Terbanggi Besar.

“Saat ini masih banyak kendaraan yang melebihi kapasitas yang melintas,” kata Hanung.

Baca juga: Polisi Bikin Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Libur Panjang di Kota Bandung

Hanung menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pengawasan dari gerbang tol di Bakauheni Selatan, yakni kendaraan besar yang baru keluar dari Pelabuhan Bakauheni.

Menurut Hanung, ada sanksi jika kendaraan over kapasitas ini tetap memaksa melintasi jalan tol, yakni denda 2 kali jarak terjauh bila tidak keluar di gerbang tol terdekat seperti di gerbang tol bakauheni utara.

“Jadi kita sudah menimalisir kendaraan-kendaraan besar dan melebihi muatan untuk bisa masuk ke jalan tol, karena dapat merusak jalan dan bisa memperpendek usia jalan,” kata Hanung.

Di sisi lain, untuk kenyamanan pengguna jalan tol dan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19, pihak pengelola telah mengoperasikan enam rest area.

Yakni di KM 20B, KM 49A, KM 49B, KM 87A, KM 87B, KM 116A dan KM 116B.

“Semua rest area yang beroperasi tersebut sudah memperhitungkan faktor kelelahan pengendara, dengan jarak yang kurang dari 50 kilometer antar rest area,” kata Hanung.

Hanung menambahkan, diharapkan kesadaran dari pengendara untuk dapat memanfaatkan rest area tersebut guna memulihkan dirinya sebelum melanjutkan perjalanannya ke tujuan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X