Langgar Protokol Kesehatan, Cabup Semarang Dapat Rekomendasi Larangan Kampanye

Kompas.com - 26/10/2020, 13:03 WIB
Calon Bupati Semarang Bintang Narsasi menjalani pemeriksaan Bawaslu Kabupaten Semarang. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANACalon Bupati Semarang Bintang Narsasi menjalani pemeriksaan Bawaslu Kabupaten Semarang.

UNGARAN, KOMPAS.com - Calon bupati Semarang Bintang Narsasi dinyatakan melanggar Pasal 60 Ayat (2) PKPU 10 Tahun 2020 terkait penyebaran bahan kampanye yang tidak sesuai protokol kesehatan.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Semarang Agus Riyanto mengatakan rekomendasi hasil penanganan pelanggaran tersebut sudah diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang.

"Kemarin (Minggu, 25/10/2020) sore rekomendasi terhadap pelanggaran tersebut sudah di KPU. Kita minta KPU untuk segera menindaklanjuti," jelas Agus saat dihubungi Senin (26/10/2020).

Baca juga: Kampanye Protokol Kesehatan, Khofifah Gowes Bersarung di Situbondo

Agus mengatakan sanksi sesuai Pasal 88 D yaitu melarang untuk kampanye pada metode yang sama selama tiga hari.

"Meski yang melanggar adalah calon bupati, tapi sanksi berlaku untuk pasangan calon. Itu sesuai ketentuan yakni sanksi untuk pasangan calon," paparnya.

Dalam Pilkada Kabupaten Semarang, Bintang Narsasi berpasangan dengan Gunawan Wibisono (Bison).

Terpisah Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi mengatakan akan segera memplenokan rekomendasi Bawaslu terkait pelanggaran kampanye yang dilakukan Bintang Narsasi.

"Masa pleno selama tujuh hari, tapi kita akan segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut dengan menggelar rapat pleno KPU," jelasnya.

"Jika keputusan pleno meminta klarifikasi dari pasangan calon tersebut, maka akan kita hadirkan. Keputusan nanti berdasar rapat pleno," sambung Maskup.

Baca juga: Hentikan Dugaan Kampanye Hitam Erwin Aksa, Bawaslu Makassar Dilaporkan ke DKPP

Seperti diketahui, Bintang Narsasi pada Sabtu (3/10/2020) melakukan kunjungan ke Pasar Kesongo dan Candirejo di Kecamatan Tuntang.

Pada saat itu ada pembagian masker polos dan stiker bergambar pasangan calon.

Ketika menjalani pemeriksaan Bawaslu Kabupaten Semarang, Bintang mengatakan dia ke pasar karena membeli oleh-oleh untuk santri Pondok Wali dengan membeli pisang dan bandeng.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Regional
Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Regional
2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

Regional
Dampak Fenomena Madden Julian Oscillation, Yogya Banyak Hujan

Dampak Fenomena Madden Julian Oscillation, Yogya Banyak Hujan

Regional
Fakta Rumah Mahfud MD Didemo Ratusan Orang, Isunya Terkait Pemanggilan Rizieq Shihab

Fakta Rumah Mahfud MD Didemo Ratusan Orang, Isunya Terkait Pemanggilan Rizieq Shihab

Regional
Selama November, BPBD Banjarmasin 9 Kali Evakuasi Ular dari Rumah Warga

Selama November, BPBD Banjarmasin 9 Kali Evakuasi Ular dari Rumah Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X