Memohon Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Santri di Banyumas Gelar Istigasah

Kompas.com - 26/10/2020, 12:42 WIB
Istighosah dalam rangka peringatan Hari Santri di Alun-alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (26/10/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINIstighosah dalam rangka peringatan Hari Santri di Alun-alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (26/10/2020).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Dalam rangka peringatan Hari Santri, seribuan santri dan kader IPNU dan IPPNU menggelar istigasah di Alun-alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (26/10/2020).

Kegiatan tersebut juga diikuti Bupati dan Wakil Bupati Banyumas, Kapolres, Dandim, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag).

Ketua Pengurus Cabang IPPNU Banyumas Monica Rahayu mengatakan, istigasah digelar untuk memohon kepada Allah agar pandemi virus corona (Covid-1) segera berakhir.

Baca juga: 498 Santri di Cilacap Sembuh dari Covid-19, Sisa 4 yang Masih Dirawat

"Kami memilih istigasah mengingat sedang pandemi Covid-19. Kami memohon, mudah-mudahan dengan doa bersama ini dapat dikabulkan," kata Monica, seusai acara.

Monica menjelaskan, kegiatan istigasah digelar dengan protokol kesehatan ketat.

Sebelum memasuki arena, seluruh peserta dicek suhu tubuh, wajib menggunakan masker dan setiap peserta menjaga jarak.

"Selain doa bersama kami juga berikhtiar dengan menerapkan protokol kesehatan," ujar Monica.

Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein dalam sambutannya mengatakan, istigasah merupakan upaya memohon pertolongan dari Allah SWT agar mampu menghadapi cobaan.

"Terma kasih kepada IPNU dan IPPNU yang telah menginisiasi. Insyaallah kalau semua ikhlas doa kita akan didengar," kata Husein.

Baca juga: Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Husein meminta agar para santri menjadi garda terdepan dalam mencegah penyebaran Covid-19.

"Semoga semua sehat dan selamat, tapi jangan sembrono, dan ceroboh, karena ini justru ibadah melindungi orang lain. Jaga para kiai dan sesepuh supaya jangan terpapar Covid-19," ujar Husein.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Regional
Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Regional
Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Regional
Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X