5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Kompas.com - 25/10/2020, 21:38 WIB
Polres Jember menetapkan lima tersangka perusakan kantor DPRD Jember saat demo menolak UU Cipta Kerja. Kompas.com/Bagus SupriadiPolres Jember menetapkan lima tersangka perusakan kantor DPRD Jember saat demo menolak UU Cipta Kerja.

JEMBER, KOMPAS.com – Polres Jember menetapkan lima demonstran penolak Omnibus Law UU Cipta Kerja sebagai tersangka perusakan kantor DPRD Jember.

 

Para tersangka berinisial Afm, Ths, AS, Mre, dan Mas.

“Kami berhasil mengamankan lima terduga pelaku, dua pelajar, dua pekerja swasta, dan satu berstatus mahasiswa,” kata Wakapolres Jember Kompol Windy Syafutra saat konferensi pers di Mapolres Jember, Minggu (25/10/2020). 

“Dari lima orang tersebut, ada yang hanya ikut-ikutan aksi, sedangkan yang mahasiswa diajak oleh Aliansi Jember Menggugat (AMJ),” ujar Windy menambahkan.

Baca juga: Tertangkap Saat Ambil Batu, 4 Demonstran di Jember Diamankan Polisi

Windy mengatakan, lima tersangka tidak saling mengenal. Kepolisian juga belum bisa menyimpulkan apakah aksi anarkistis itu direncanakan atau tidak.

Namun, ada beberapa demonstran yang sudah mempersiapkan alat untuk bertindak anarkistis.

Seperti membawa ketapel, martil, batu, dan petasan yang dimasukkan di tas ransel. Semua benda tersebut dijadikan barang bukti oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Ricuh, Kantor DPRD Dilempari Petasan dan Batu

Pihaknya masih terus melakukan pengembangan, yakni akan memanggil beberapa saksi, salah satunya koordinator lapangan. Kemudian mencari aktor intelektual kerusuhan tersebut.

“Ini masih para pelaku anarkisnya saja, untuk aktor intelektualnya setelah pengembangan lebih lanjut,” tutur dia.

Polisi sudah melakukan pencegahan dari awal dengan mengimbau lembaga sekolah dan guru agar tidak ada pelajar yang ikut aksi.

Namun, masih saja ada pelajar yang ikut berdemonstrasi.

Polisi juga sudah melakukan pemantauan ketika aksi itu berlangsung. Mulai dari titik kumpul pelaksanaan aksi demonstrasi hingga aksi pelemparan batu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

Regional
Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Regional
Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Regional
Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X