Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Kompas.com - 25/10/2020, 19:57 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

SUMEDANG, KOMPAS.com - Ketua Koordinator Nasional Gerakan Jaga Kiai Jaga Santri Kabupaten Sumedang Kiai Sa'dulloh mengatakan, cara terbaik mencegah penularan Covid-19 di pesantren dengan dispilin menjalankan protokol kesehatan.

"Insya Allah, para santri dan kiai di Sumedang tetap aman dan terlindungi dari wabah virus corona. Cara melawannya tentunya dengan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan," kata Sa'dulloh, Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Pusat Keramaian Sumedang Dipantau CCTV, Warga Tak Pakai Masker Langsung Ditindak

Sa'dulloh mengaku hingga saat ini tidak ada klaster pesantren di Kabupaten Sumedang.

"Kami berharap tidak ada satu pondok pesantren di Sumedang yang terpapar Covid-19, seperti halnya di daerah lain," ujar Sa'dulloh.

 

Bentuk Kornas Jakisan

Sebagai upaya mencegah virus corona atau Covid-19 masuk ke pesantren, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat membentuk Koordinator Nasional (Kornas) Gerakan Jaga Kyai Jaga Santri (Jakisan).

"Tugas utama dibentuknya Gerakan Jaga Kiai Jaga Santri ini bagaimana caranya agar Covid-19 tidak masuk ke wilayah pesantren. Tidak kena ke kiai dan para santri," ujar Rois Syuriah PWNU Jawa Barat Kiai Usamah Manshur kepada Kompas.com.

Baca juga: Warga Sumedang Diminta Tak Keluar Daerah Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Usamah menuturkan, tugas Kornas Jakisan yakni menjaga dan melawan segala bentuk bullying kepada kiai dan santri pesantren.

Dia menyebut, keberadaan Kornas Jakisan ini akan dibentuk di seluruh wilayah di Jawa Barat.

"Nanti akan segera dibentuk koordinator daerah di wilayah Jawa Barat dan Indonesia," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jerinx Ajukan Banding atas Vonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara

Jerinx Ajukan Banding atas Vonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara

Regional
Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Regional
Jaksa Ajukan Banding terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Jaksa Ajukan Banding terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Regional
Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Regional
Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Regional
Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X