"Fun Bike" Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

Kompas.com - 25/10/2020, 16:51 WIB
Kepolisian Polres Palopo dibantu TNI meminta panitia dan peserta Fun Bike Imunitas segera membubarkan diri karena dapat membuat penularan covid-19 mengingat kota Palopo dalam zona merah corona, Minggu (25/10/2020) KOMPAS.com/MUH. AMRAN AMIRKepolisian Polres Palopo dibantu TNI meminta panitia dan peserta Fun Bike Imunitas segera membubarkan diri karena dapat membuat penularan covid-19 mengingat kota Palopo dalam zona merah corona, Minggu (25/10/2020)

KOMPAS.com - Peserta Fun Bike Imunitas di Kota Palopo, Sulawesi Selatan terpaksa bubar setelah didatangi aparat kepolisian dan TNI, Minggu (25/10/2020) pagi.

Kegiatan ini berlangsung dengan menempuh rute dari area Lapangan Gaspa Kota Palopo dan berakhir di halaman kantor Balai Kota Palopo.

Polisi menilai para peserta tidak menjalankan protokol kesehatan. Padahal, Kota Palopo masih dalam kategori zona merah Covid-19.

Pada awalnya kegiatan berjalan normal, namun peserta mulai tak tertib ketika pengundian hadiah di akhir acara.

Baca juga: Polisi Minta Panitia dan Peserta Fun Bike Bubar karena Abai Protokol Kesehatan

Tak berizin

Ilustrasi Covid-19, virus corona, pasien Covid-19, pasien infeksi virus coronaShutterstock Ilustrasi Covid-19, virus corona, pasien Covid-19, pasien infeksi virus corona

Ternyata acara yang digelar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Kota Palopo itu disebut tidak berizin.

“Polres Palopo tidak mengeluarkan atau menerbitkan surat izin namun Polres Palopo bersama TNI memberikan imbauan kepada peserta agar segera membubarkan diri, karena dapat terjadinya penyebaran Covid-19 di kota Palopo,” kata Kasubag Humas Polres Palopo Iptu Edy Sulistiono saat dikonfirmasi awak media, Minggu (25/10/2020).

Sesuai dengan regulasi, polisi telah memberikan sanksi berupa teguran.

“Terkait sanksinya kemungkinan kami lakukan berupa teguran dalam hal ini mengacu pada protap Perwali tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tatanan Kebiasaan Baru pada Kondisi Pandemi Corona Virus Disease 2019 di Kota Palopo,” ucap Edy.

Baca juga: Cerita Dokter di Padang Positif Covid-19 Setelah 8 Bulan Ambil Swab 6.000 Pasien

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Regional
Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Regional
Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Regional
Mengajar di TK Selama 57 Tahun, Nenek Chamimah Jadi Sarjana di Usia 78 Tahun, Ini Kisahnya

Mengajar di TK Selama 57 Tahun, Nenek Chamimah Jadi Sarjana di Usia 78 Tahun, Ini Kisahnya

Regional
Penipu Modus Jadi Tim Satgas Covid-19 di Padang, Mengincar Perhiasan Korban

Penipu Modus Jadi Tim Satgas Covid-19 di Padang, Mengincar Perhiasan Korban

Regional
Cerita Rasiti Temukan Naskah Kuno Berusia 200 Tahun Warisan Keluarga, Belum Diketahui Isinya

Cerita Rasiti Temukan Naskah Kuno Berusia 200 Tahun Warisan Keluarga, Belum Diketahui Isinya

Regional
KKP Dinilai Langgar Kesepakatan dengan Komisi IV soal Ekspor Benih Lobster

KKP Dinilai Langgar Kesepakatan dengan Komisi IV soal Ekspor Benih Lobster

Regional
Seorang Pria di Riau Sebulan Menculik Adik Ipar untuk Diperkosa

Seorang Pria di Riau Sebulan Menculik Adik Ipar untuk Diperkosa

Regional
Kisah Oktavia dan 8 Guru Honorer di Pedalaman NTT, 6 Tahun Tak Digaji, Tiap Hari Menyusuri Hutan

Kisah Oktavia dan 8 Guru Honorer di Pedalaman NTT, 6 Tahun Tak Digaji, Tiap Hari Menyusuri Hutan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X