Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Kompas.com - 25/10/2020, 11:13 WIB
Ratusan rumah terendam banjir di Perumahan Villa Nusa Indah 1, Villa Nusa Indah 2, dan Perumahan Bumi Mutiara Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. KOMPAS.COM/Dok Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C).Ratusan rumah terendam banjir di Perumahan Villa Nusa Indah 1, Villa Nusa Indah 2, dan Perumahan Bumi Mutiara Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak Sabtu (24/10/2020) kemarin sore menyebabkan Sungai Cileungsi, Bogor meluap hingga ke permukiman warga.

Akibatnya, ratusan rumah terendam banjir di Perumahan Villa Nusa Indah 1, Villa Nusa Indah 2, dan Perumahan Bumi Mutiara Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Banjir setinggi lutut hingga dada orang dewasa yang terjadi Sabtu malam itu membuat 1.100 jiwa mengungsi ke lokasi pengungsian seperti balai desa dan rumah kerabat terdekat.

Baca juga: Sungai Meluap Usai Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Depok Sempat Terendam Banjir

Selain itu, banjir juga merusak sejumlah fasilitas umum yaitu sebanyak 19 masjid dan musholla serta tiga bangunan sekolah.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), Puarman menyebut, kejadian bermula saat Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Cileungsi naik secara bertahap.

Namun, sekitar pukul 22.30 WIB air meluap hingga membuat tinggi muka air naik menjadi 600 sentimeter. Alhasil, air menggenangi tiga perumahan, baik jalan dan fasilitas umum lainnya hingga pagi hari tadi.

"Memang akibat hujan deras di Gunung Pancar (Bogor) dan sekitarnya. Jadi malam hujan menyebabkan TMA sungai naik menjadi 600 sentimeter. Air sungai meluap menggenangi tiga perumahan itu sekitar 170 sentimeter tingginya," kata Puarman dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Rumah Terendam Banjir, 80 Warga Pondok Gede Permai Bekasi Mengungsi di Posko BNPB

Dia menyebut, total ada 22 RW yang terendam banjir dari 5.500 keluarga terdampak banjir tersebut.

Menurutnya, pada saat kejadian air dari TMA tersebut dengan cepat mengalir ke pemukiman warga di Villa Nusa Indah 1 dan 2.

Warga yang saat itu tengah berada di rumahnya langsung membereskan isi rumah guna menyelamatkan harta benda. Beruntung tak ada korban jiwa ketika air sungai tersebut masuk ke dalam rumah warga. Namun barang berharga milik warga sebagian tidak terselamatkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

Regional
Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Regional
Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Regional
Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Regional
Angka Kematian akibat Covid-19 di Banyumas Meningkat, Tiap Hari Lebih dari 5 Orang

Angka Kematian akibat Covid-19 di Banyumas Meningkat, Tiap Hari Lebih dari 5 Orang

Regional
17 Hari Hilang, Keberadaan Prada Hengky Masih Misteri, Pencarian Tetap Dilanjutkan

17 Hari Hilang, Keberadaan Prada Hengky Masih Misteri, Pencarian Tetap Dilanjutkan

Regional
Debat Pilkada Pandeglang Memanas, Petahana Pamer Bangun Jalan Rusak, Thoni Sebut Irna Bohongi Publik

Debat Pilkada Pandeglang Memanas, Petahana Pamer Bangun Jalan Rusak, Thoni Sebut Irna Bohongi Publik

Regional
Hasil Survei 2 Lembaga, Andi Harun-Rusmadi Ungguli 2 Pesaingnya di Pilkada Samarinda

Hasil Survei 2 Lembaga, Andi Harun-Rusmadi Ungguli 2 Pesaingnya di Pilkada Samarinda

Regional
Konflik Internal, Kader PDI-P di Kabupaten Malang Alihkan Dukungan ke Paslon Lain

Konflik Internal, Kader PDI-P di Kabupaten Malang Alihkan Dukungan ke Paslon Lain

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X