Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Kompas.com - 25/10/2020, 05:15 WIB
. SHUTTERSTOCK.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Nasib naas dialami seorang anggota DPRD Jeneponto, Sulawesi Selatan, bernama Jusri.

Pasalnya, saat hendak melerai keributan ia justru dibacok oleh warga.

Akibat insiden itu, kondisi korban saat ini kritis dan masih mendapat perawatan medis di rumah sakit.

Salah seorang warga, Ahmad mengatakan, peristiwa naas tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (24/10/2020) sekitar pukul 18.00 Wita.

Kejadian itu bermula saat ada keributan di Lingkungan Mannuruki, Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea.

Baca juga: Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Penyebab keributan itu dipicu masalah suara knalpot bising.

Karena saat itu korban berada di lokasi kejadian, korban bermaksud hendak melerai pertengkaran tersebut.

Namun naas, tiba-tiba ada seorang warga dengan membawa sebilah parang langsung mengayunkannya ke arah kepala bagian belakang korban.

Akibatnya, saat itu korban langsung jatuh terkapar di lokasi kejadian.

"Ada keributan dan pergi melerai tapi dia (korban) yang diparangi" katanya melalui sambungan telepon, Sabtu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Regional
Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X