Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Kompas.com - 25/10/2020, 00:17 WIB
Kuasa hukum KPU Ogan Ilir Mualimin memberi keterangan pers terkait kabar keluarnya keputusan Mahkamah Agung yang ternyata Hoax AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGKuasa hukum KPU Ogan Ilir Mualimin memberi keterangan pers terkait kabar keluarnya keputusan Mahkamah Agung yang ternyata Hoax

INDRALAYA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir, Sumatera Selatan, memastikan bahwa pihaknya belum menerima putusan apapun dari Mahkamah Agung (MA), terkait pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Sebelumnya, pasangan calon bupati petahana Ilyas Panji Alam-Endang Putra Utama, mengajukan gugatan kepada MA.

Pasangan tersebut menggugat KPU yang menjatuhkan sanksi berupa diskualifikasi terhadap mereka.

Baca juga: KPU Ogan Ilir Diskualifikasi Calon Bupati Petahana Ilyas-Endang

Namun, beredar kabar bahwa gugatan tersebut dikabulkan, sehingga pasangan Ilyas-Endang dapat kembali sebagai calon bupati dan wakil bupati.

"Kami sengaja mengundang rekan rekan wartawan, karena saat ini beredar informasi yang sesat dan menyesatkan dari sumber yang tidak jelas. Kami juga sudah mengidentifikasi pihak-pihak yang menyebarkan berita bohong tersebut, apalagi ada yang tendensius dan menyudutkan, termasuk mengenai berita hasil keputusan MA yang sebenarnya belum ada," ujar kuasa hukum KPU Ogan Ilir Mualimin dalam konferensi pers, Jumat (23/10/2020).

Gugatan dianggap keliru

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mualimin juga menyatakan bahwa gugatan pasangan Ilyas-Endang ke MA adalah hal yang keliru.

Menurut Mualimin, gugatan ke MA seharusnya yang terkait keputusan KPU yang dikeluarkan karena menindaklanjuti putusan terkait politik uang dan pelanggaran yang terstruktur, sistematis dan masif.

"Sementara keputusan yang kami keluarkan (terkait Ilyas-Endang) berdasarkan rekomendasi Bawaslu dan Bawaslu menyatakan terbukti keputusan bersalahnya itu bukan karena pelanggaran politik uang, tetapi penggunaan kewenangan," kata Mualimin.

Baca juga: KPU Ogan Ilir: Paslon Ilyas-Endang Bukan Lagi Peserta Pilkada, Tidak Boleh Kampanye

Mualimin juga mempertimbangkan untuk melaporkan akun-akun media sosial yang menyebarkan berita bohong tentang keputusan MA terkait gugatan pasangan calon di Ogan Ilir.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.