PSBB di Cilegon Diperpanjang hingga 19 November, Bioskop Belum Dibuka

Kompas.com - 24/10/2020, 14:01 WIB
Ilustrasi penyebaran virus corona ShutterstockIlustrasi penyebaran virus corona

CILEGON, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Cilegon, Banten, memutuskan untuk memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) hingga 19 November 2020.

"Diperpanjang menyesuaikan dengan Provinsi sampai tanggal 19 November," kata Juru Bicara Gugus Tugas Kota Cilegon Aziz Setia Ade saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Sabtu (24/10/2020).

Dijelaskan Aziz, aturan PSBB masih dikaji oleh gugus tugas untuk memutuskan apakah akan diberikan pelonggaran termasuk membuka kembali bioskop.

"Masih dikaji dulu (bioskop dibuka)," ujar Aziz.

Baca juga: Film Lokal Dapat Angin Segar di Tengah Batasan 25 Persen Jumlah Penonton Bioskop

Pada PSBB sebelumnya, Pemkot Cilegon menutup seluruh operasional tempat hiburan malam.

Pemkot Cilegon juga menutup sementara tempat-tempat keramaian seperti bioskop, tempat olahraga, kolam renang, panti pijat atau spa, tempat permainan anak hingga pusat perbelanjaan (mal).

Jam operasional pasar rakyat atau tradisional pun dibatasi dari 06.00 WIB sampai 15.00 WIB.

Sedangkan pertokoan atau retail hanya boleh beroperasi dari 08.00 WIB sampai 20.00 WIB. 

Berdasarkan data terbaru Dinkes Cilegon, jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 729 orang, terdiri dari 88 orang masih dirawat, 620 pasien sembuh dan 21 meninggal dunia.

Baca juga: Bioskop di Ambon Dibuka Pekan Depan, Kapasitas 50 Persen dan Penonton Wajib Pakai Masker

Kini, Kota Cilegon masuk dalam zona oranye penyebaran Covid-19. Sebelumnya pada 22 September 2020 Cilegon ditetapkan masuk zona merah.

Untuk memutus mata rantai penyebaran klaster keluarga, Pemkot Cilegon juga menyiapkan Hotel Trans untuk dijadikan tempat karantina orang tanpa gejala (OTG).

"Sekarang ada sembilan pasien OTG yang dirawat di Hotel Trans," tandas Aziz.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga  Kekerasan Fisik dan Psikis

Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga Kekerasan Fisik dan Psikis

Regional
Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Regional
Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Regional
Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Regional
Sudah 2 Bulan Luwu Gelar Sekolah Tatap Muka, Jumlah Siswa Dibatasi 50 Persen

Sudah 2 Bulan Luwu Gelar Sekolah Tatap Muka, Jumlah Siswa Dibatasi 50 Persen

Regional
Nikahkan Putrinya di Mushala Polsek, Tersangka Pencurian Tak Kuasa Menahan Tangis

Nikahkan Putrinya di Mushala Polsek, Tersangka Pencurian Tak Kuasa Menahan Tangis

Regional
Tertipu Modus Pulsa Gratis, Perempuan Ini Kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah

Tertipu Modus Pulsa Gratis, Perempuan Ini Kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah

Regional
Pukat UGM soal KPK Tangkap Menteri Edhy: Tangkapan yang Signifikan

Pukat UGM soal KPK Tangkap Menteri Edhy: Tangkapan yang Signifikan

Regional
Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat

Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat

Regional
Tercatat 74 Kasus Positif Covid-19 Baru di NTT, Paling Banyak di Kota Kupang

Tercatat 74 Kasus Positif Covid-19 Baru di NTT, Paling Banyak di Kota Kupang

Regional
Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun 'Silicon Valley' hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun "Silicon Valley" hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Regional
25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

Regional
Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Regional
Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X