Kompas.com - 24/10/2020, 09:05 WIB
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah saat menghadiri acara Indonesia Digital Entrepreneurship (IDE) Summit di salah satu hotel di Kota Mojokerto, Jawa Timur. KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍMenteri Tenaga Kerja Ida Fauziah saat menghadiri acara Indonesia Digital Entrepreneurship (IDE) Summit di salah satu hotel di Kota Mojokerto, Jawa Timur.

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Kementerian Ketenagakerjaan memiliki bekal Rp 500 miliar untuk melaksanakan program Jaring Pengaman Sosial (JPS) bagi pekerja yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengungkapkan, program tersebut ditujukan untuk pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), dirumahkan, atau pekerja yang masih bekerja tetapi terdampak Covid-19.

"Kita dalam kondisi pandemi Covid-19 ini menerima program Jaring Pengaman Sosial. Itu kami gunakan untuk memberdayakan teman-teman yang terdampak," kata Ida usai menghadiri acara Indonesia Digital Entrepreneurship (IDE) di Kota Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (23/10/2020).

Baca juga: Kisah Juru Masak yang Dirumahkan Saat Pandemi, Ikut Jadi Koki Relawan

Dia menjelaskan, program JPS tersebut diwujudkan dalam bentuk padat karya produktif, padat karya infrastruktur dan pelatihan wirausaha.

Selain itu, JPS yang ditangani Kemenaker juga digunakan untuk mengembangkan wirausaha digital.

"Salah satunya, kami memberdayakan dan memfasilitasi teman-teman pelaku entrepreneurship digital," ujar Ida.

Baca juga: Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Program-program tersebut, menurut Ida, berbeda dengan program kerja yang sudah dijalankan Kemenaker sebelumnya.

Dia menyebutkan, anggaran Rp 500 miliar di Kemenaker untuk JPS dapat diakses masyarakat melalui kelompok usaha masing-masing.

"Rp 500 miliar untuk semua program dan modelnya adalah kelompok. Satu kelompok maksimal 20 orang dengan berbagai kegiatan," kata Ida.

Selain untuk transformasi literasi digital, anggaran tersebut juga dimanfaatkan untuk mempertemukan para pelaku usaha mikro kecil dan mendorong agar segera masuk ke pasar digital.

"Tinggal kita dorong untuk masuk ke pasar digital," ujar Ida.

Sementara itu, Ida mengatakan, acara IDE ini menjadi kegiatan strategis untuk meningkatkan kompetensi para pelaku usaha guna menyongsong transformasi revolusi entrepreneurship digital yang terus berkembang pesat.

"Kami memfasilitasi teman-teman untuk mendapatkan literasi digital," kata Ida.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X