Kompas.com - 24/10/2020, 06:07 WIB

KOMPAS.com - Kejadian mengerikan dialami Titus Tunu Deta (33) dan adiknya, Hendrikus Duka Mete (31).

Saat menyelam untuk mencari ikan di laut, keduanya justru berhadapan dengan buaya. Bahkan buaya itu menerkam tubuh sang adik, Hendrikus.

Tarik-menarik melawan buaya pun tak terhindarkan.

Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Fatubesi, Kota Lama, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca juga: Menyelam Cari Ikan di Laut, Nelayan Ini Diterkam Buaya hingga Terluka Parah

Menyelam mencari ikan

Ilustrasi lautan, mahluk lautKeiki/Shutterstock Ilustrasi lautan, mahluk laut
Peristiwa itu bermula ketika mereka berdua mencari ikan di tepi laut.

Kedua nelayan asal Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, itu pun menyelam ke dasar laut.

"Saya berada di bagian depan, sementara adik saya ini posisi di belakangnya," ujar Titus, Jumat (23/10/2020).

Baca juga: Detik-detik Buaya Tabrak Perahu Nelayan dan Terkam Rustam yang Jatuh ke Sungai

 

Ilustrasi buaya muara (Crocodylus porosus) Ilustrasi buaya muara (Crocodylus porosus)
Tarik-menarik dengan buaya

Titus lalu menyadari ada hal yang aneh.

Ketika mengambil napas ke permukaan, Titus melihat senter selam dan panah ikan milik adiknya sudah terapung.

Ternyata Hendrikus diterkam buaya saat masih berada di dalam laut.

Titus pun menyelam kembali untuk mencari keberadaan adiknya.

Saat itu, rupanya sang adik masih berjuang melawan terkaman buaya.

Dengan gesit, Titus menarik kaki adiknya agar tubuh Hendrikus bisa lepas dari gigitan buaya itu.

Tarik-menarik dengan buaya terjadi. Buaya itu sempat menarik kembali tubuh adiknya.

Namun, sekuat tenaga sang kakak mempertahankan dan menarik lagi Hendrikus.

Upayanya tak sia-sia, adiknya berhasil terlepas dari gigitan buaya. Sang kakak pun membawa tubuh Hendrikus yang lemah ke tepi pantai.

Baca juga: Diterkam, Siswa SMP Pukuli Kepala Buaya sampai Lepas dari Gigitan, lalu Panjat Pohon Bakau

Luka parah

Ilustrasi rumah sakitSHUTTERSTOCK Ilustrasi rumah sakit
Dengan susah payah, Titus akhirnya berhasil menyelamatkan nyawa sang adik.

Namun, kondisi Hendrikus tetap penuh luka akibat terkaman buaya.

Kepala, lengan kiri, serta dada kanan Hendrikus terluka parah dan robek.

Berhasil menepi ke daratan, Titus langsung mencari pertolongan untuk membawa adiknya ke rumah sakit.

Baca juga: Nelayan Tewas Diterkam Buaya di Banyuasin, Ini Penjelasan Polisi

Ilustrasi buayaThinkstockphotos.com Ilustrasi buaya

Diimbau hati-hati

Kapolsek Kelapa Lima AKP Andri Setiawan mengatakan, Hendrikus masih dirawat di Rumah Sakit Umum WZ Yohanes Kupang.

Dia sendiri sudah menerima laporan kejadian tersebut.

Ia mengimbau warga agar waspada saat melaksanakan aktivitas di laut.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Sigiranus Marutho Bere | Editor: Robertus Belarminus)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Regional
Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Regional
Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.