Tak Terima Rekannya Ditangkap Polisi Hutan, Warga Blokade Jalan dengan Pos Ronda

Kompas.com - 23/10/2020, 19:31 WIB
Sekelompok warga menutup jalan lintas Sumbawa, Desa Bara, Kabupaten Dompu, NTB Jumat (23/10/2020). Aksi penutupan ini diduga lantaran warga tak menerima penangkapan seorang petani, Nasrul (40) yang dilakukan tim Gakkum Dishut Provinsi NTB. KOMPAS.COM/SYARIFUDINSekelompok warga menutup jalan lintas Sumbawa, Desa Bara, Kabupaten Dompu, NTB Jumat (23/10/2020). Aksi penutupan ini diduga lantaran warga tak menerima penangkapan seorang petani, Nasrul (40) yang dilakukan tim Gakkum Dishut Provinsi NTB.

DOMPU, KOMPAS.com- Sekelompok warga asal Desa Bara, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, NTB, menutup jalan tepatnya di depan gudang pupuk Kaltim di jalan lintas Sumbawa, Jumat (23/10/2020).

Informasi yang diperoleh, penutupan dilakukan diduga karena warga tak terima tim Gakkum Dishut Provinsi NTB menangkap rekan mereka bernama Nasrul (40) yang merupakan seorang petani.

Baca juga: Viral, Video Jerit dan Tangis Saat Makam Dibongkar karena Masalah Mantan Menantu, Ini Faktanya

Nasrul ditangkap saat membersihkan lahan untuk menanam jagung di Nambe, kawasan desa setempat pada Jumat sekitar pukul 13.00 WITA. Ia ditangkap diduga melakukan pembabatan hutan.

Sejumlah warga yang tidak terima atas penangkapan tersebut melayangkan protes.

Baca juga: Jadikan Eks Dolly Sentra Batu Akik, Risma: Saya Mohon Maaf Dulu Tutup Kawasan Ini...

Mereka langsung melakukan aksi blokade jalan lintas Sumbawa dengan pos ronda dan membakar ban bekas. Warga juga menebang sejumlah pohon di pinggir jalan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penutupan itu membuat arus lintas lumpuh total. Kemacetan pun tak terhindarkan.

Baca juga: Kaget Saat Risma Sebut Anggaran Banjir Surabaya Rp 460 M, DPRD DKI: Kalau Jakarta Triliunan

 

Kasat Reskrim Polres Dompu, Iptu Ivan Roland Cristofel mengatakan, aksi blokade jalan ini merupakan bentuk kekecewaan warga atas penangkapan rekan mereka oleh polisi kehutanan karena diduga melakukan pembabatan hutan.

"Hasil komunikasi kami dengan KPH, penangkapan dilakukan oleh anggota Gakkum dari provinsi. Terkait apa masalahnya, nanti KPH akan datang ke ke polres untuk menjelaskan," kata Ivan di lokasi kejadian.

Puluhan aparat kepolisian akhirnya diterjunkan ke lokasi guna mengendalikan situasi.

Setelah melakukan negosiasi cukup lama, jalan tersebut akhirnya dibuka. Arus lalu lintas pun kembali normal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X