Warga Sumedang Diminta Tak Keluar Daerah Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Kompas.com - 23/10/2020, 12:56 WIB
Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHBupati Sumedang H Dony Ahmad Munir. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, waspadai penyebaran virus corona atau Covid-19 pada masa libur panjang 28 Oktober hingga 1 November 2020.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta warga Sumedang untuk tidak berlibur ke luar daerah, terutama ke daerah yang masih berstatus zona merah Covid-19.

Dony mengatakan, menghabiskan waktu libur di Sumedang lebih aman daripada harus keluar daerah yang berisiko tinggi tertular Covid-19.

Baca juga: Detik-detik Pikap Pengangkut Tabung Gas Terbakar dan Meledak di SPBU

"Pada libur panjang nanti, saya minta warga Sumedang tidak liburan ke luar daerah, terutama ke daerah yang masih zona merah Covid-19. Lebih baik menghabiskan waktu liburan di Sumedang saja," ujar Dony kepada di Desa Cimungkal, Kecamatan Wado, Jumat (23/10/2020)

Dony mengatakan, sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19, pihaknya juga meminta seluruh desa di wilayah Sumedang untuk kembali mengaktifkan desa siaga corona.

"Untuk mengawasi warga yang datang dari luar Sumedang, kami akan kembali mengaktifkan peran desa siaga corona, agar libur panjang nanti tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Sumedang," tutur Dony.

Baca juga: Ini Satu-satunya Kelurahan yang Belum Terpapar Covid-19 di Kota Padang

Dony menuturkan, di sejumlah obyek wisata yang berpotensi tinggi akan banyak dikunjungi warga, Gugus Tugas Covid-19 akan lebih mengintensifkan pengawasan.

"Kepada pengelola obyek wisata di Sumedang, kami mewanti-wanti untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan. Sediakan tempat cuci tangan, perhatikan betul pengunjungnya agar tidak berkerumun dan dapat saling menjaga jarak," ujar Dony.

Dony menambahkan, sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di masa libur panjang nanti, Gugus Tugas akan melakukan rapat koordinasi dengan unsur lain.

"Untuk teknisnya, Senin besok kami akan rapat koordinasi dengan Polres dan Kodim Sumedang. Pada intinya, jangan sampai libur panjang nanti menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Jadi harus lebih diwaspadai," kata Dony.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jejak dan Bekas Cakaran Macan Tutul di Gunung Merapi Tak Lagi Terlihat Sejak 2012

Jejak dan Bekas Cakaran Macan Tutul di Gunung Merapi Tak Lagi Terlihat Sejak 2012

Regional
Suami Paksa Istri dan Anaknya 26 Kali Mencuri Kotak Amal di Masjid

Suami Paksa Istri dan Anaknya 26 Kali Mencuri Kotak Amal di Masjid

Regional
Gulma Tutup Sungai Mahakam di 3 Desa, Ini Penjelasan DLH Kukar

Gulma Tutup Sungai Mahakam di 3 Desa, Ini Penjelasan DLH Kukar

Regional
Emosi karena Ditagih Utang, Seorang Pemuda Aniaya Lansia hingga Tewas

Emosi karena Ditagih Utang, Seorang Pemuda Aniaya Lansia hingga Tewas

Regional
Pangdam III Siliwangi Siap Tertibkan Baliho Tak Berizin Bersama Polri dan Satpol PP

Pangdam III Siliwangi Siap Tertibkan Baliho Tak Berizin Bersama Polri dan Satpol PP

Regional
Bekas Jejak di Jalur Evakuasi Gunung Merapi, TNGM : Itu Jejak Anjing

Bekas Jejak di Jalur Evakuasi Gunung Merapi, TNGM : Itu Jejak Anjing

Regional
Bupati Tanah Bumbu Bantah Hentikan Program Kesehatan Gratis

Bupati Tanah Bumbu Bantah Hentikan Program Kesehatan Gratis

Regional
Frustasi Belum Mendapat Pekerjaan, Suami Paksa Istri dan Anaknya Mencuri Kotak Amal

Frustasi Belum Mendapat Pekerjaan, Suami Paksa Istri dan Anaknya Mencuri Kotak Amal

Regional
Siswa di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Gurunya

Siswa di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Gurunya

Regional
Pengakuan Relawan Vaksin Covid-19: Setelah Disuntik, Kami Baik-baik Saja...

Pengakuan Relawan Vaksin Covid-19: Setelah Disuntik, Kami Baik-baik Saja...

Regional
Mengintip Keunikan Pisang dengan Lima Tandan serta Berjantung Lima

Mengintip Keunikan Pisang dengan Lima Tandan serta Berjantung Lima

Regional
Pemkab Bogor Disanksi gegara Kerumunan Rizieq Shihab, Ridwan Kamil: Surat Teguran Jadi Pelajaran

Pemkab Bogor Disanksi gegara Kerumunan Rizieq Shihab, Ridwan Kamil: Surat Teguran Jadi Pelajaran

Regional
Berkas Lengkap, Kasus Klub Moge Keroyok Anggota TNI Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berkas Lengkap, Kasus Klub Moge Keroyok Anggota TNI Dilimpahkan ke Kejaksaan

Regional
Sidang Kasus Prostitusi, Artis VS Akui ke Lampung demi 'Job Short Time'

Sidang Kasus Prostitusi, Artis VS Akui ke Lampung demi "Job Short Time"

Regional
Wakil Wali Kota Probolinggo Positif Covid-19, Sempat Dampingi Komisi IV DPR Kunker

Wakil Wali Kota Probolinggo Positif Covid-19, Sempat Dampingi Komisi IV DPR Kunker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X