Kompas.com - 23/10/2020, 08:46 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Mantan bintang klub sepak bola Persib Bandung, Atep Rizal, menjadi salah satu pesohor yang terjun di ajang Pilkada Kabupaten Bandung.

Selain Atep, pesohor lainnya yang maju di Pilkada Kabupaten Bandung adalah artis yang tenar lewat sinetron Jin dan Jun, Sahrul Gunawan.

Ditanya soal persaingan sesama pesohor, Calon wakil bupati Bandung dari pasangan Cabup Cawabup nomor urut 2 ini  mengatakan optimistis lebih unggul dari Sahrul Gunawan berbekal latar belakangnya sebagai atlet sepak bola.

Atep mengatakan, sebagai pesepak bola profesional, dirinya selalu menjunjung tinggi sportivitas dan tak pernah berakting layaknya artis.

"Sebagai atlet, saya tidak pernah berakting karena pesepak bola tidak mungkin akting untuk menjebol gawang. Sebagai olahragawan, saya juga punya basic sebagai seorang fighter," kata Atep di Jalan Cijagra, Kota Bandung, Kamis (22/10/2020).

Baca juga: Nasdem Pastikan Sahrul Gunawan Calon Wakil Bupati di Pilkada Kabupaten Bandung 2020

Persaingan dua pesohor bisa dongkrak partisipasi warga

Meski demikian, Atep mengaku bersyukur kehadiran dirinya dan Sahrul Gunawan di Pilkada Kabupaten Bandung menarik perhatian masyarakat Kabupaten Bandung. Terlebih, Atep merupakan pendatang baru di dunia politik praktis.

Dia berharap rivalitas dirinya dan Sahrul Gunawan bisa meningkatkan partisipasi maayarakat dalam Pilkada Kabupaten Bandung serta menekan angka golput.

"Alhamdulilah kalau memang kehadiran saya di pilkada jadi perhatian. Saya pendatang baru dengan popularitasnya, Kang Syahrul juga dengan popularitasnya, harapannya bisa mengangkat (raihan suara)," ungkapnya.

Baca juga: Mantan Pemain Persib, Atep, Maju di Bursa Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung

 

Anggap Sahrul Gunawan lawan berat

Atep yang berpasangan dengan calon bupati Bandung, Yena Iskandar Ma'soem itu mengakui jika Sahrul Gunawan adalah lawan yang cukup berat dengan popularitasnya. Meski sama-sama memiliki popularitas, Atep mengatakan dia dan Sahrul Gunawan memiliki perbedaan yang sangat mencolok.

Atep menyebut, Syahrul Gunawan lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia karena keartisannya, sedangkan dirinya mayoritas dikenal masyarakat Jabar karena perannya sebagai pesepak bola yang pernah ikut andil membawa Persib Bandung menjadi Juara Liga Indonesia tahun 2014 lalu.

Sementara itu, pasangan Atep, Yena Iskandar Ma'soem mengatakan, masyarakat bebas memberikan penilaian terhadap seluruh peserta Pilkada Kabupaten Bandung, termasuk dirinya dan Atep.

Yena mengungkapkan alasan dirinya memilih Atep sebagai pasangannya. Selain sudah berteman lama, Yena mengatakan Atep memiliki banyak potensi untuk menjadi pemimpin yang berjiwa muda dan memiliki semangat juang untuk menjadi juara.

"Karenanya, saya yakin, Kang Atep dan saya bisa berbagi tugas nanti. Sehingga, pada saat nanti terpilih (sebagai bupati dan wakil bupati Bandung), Kang Atep tidak hanya jadi vote getter, tapi harus bisa menyelesaikan permasalahan dengan potensi yang dimiliki Kang Atep," pungkas Yena.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

Regional
Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Regional
Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Regional
Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.