Kompas.com - 22/10/2020, 21:55 WIB
Aksi demonstrasi tolak UU Cipta Kerja di bundaran DPRD Jember akhirnya bubar sekitar pukul 21.00 WIB KOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADIAksi demonstrasi tolak UU Cipta Kerja di bundaran DPRD Jember akhirnya bubar sekitar pukul 21.00 WIB

JEMBER, KOMPAS.com - Aksi demonstrasi oleh Aliansi Jember Menggugat (AMJ) di bundaran DPRD Jember akhirnya bubar karena ada kericuhan.

Pemicu kericuhan aksi tersebut diduga karena ada penyusup dari pihak luar.

Koordinator lapangan aksi M Yayan mengatakan, massa dibubarkan untuk mengantisipasi kericuhan lagi. Sebab, ada ormas lain yang menolak demonstrasi tersebut.

"Seperti yang di Jogja, demo menolak demo," kata dia, kepada Kompas.com di lokasi.

Bahkan, hampir ada benturan dengan ormas lain di sekitar lokasi. Namun, Yayan tak mengetahui pasti ormas tersebut.

Baca juga: Demonstran di DPRD Jember Bertahan hingga Petang, Tiga Jalan Diblokir

Dia menilai pemicu kericuhan karena aksi demonstrasi disusupi oleh orang tak dikenal dan memprovokasi.

"Pemicu lagi ada yang ditangkap empat orang, tapi yang terkonfirmasi sekarang dua orang, mahasiswa Polije," tutur dia.

Empat orang yang dibawa ke Mapolres tersebut sebelum aksi dimulai.

Demonstran yang mengetahui marah dengan peristiwa tersebut hingga menjadi penyebab kericuhan.

Menurut dia, tim advokat AJM masih ada di Mapolres Jember untuk mengawal mahasiswa tersebut. Dirinya juga akan turut mendampingi dua mahasiswa itu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X