Masa Pandemi, Komplotan Maling Ini Leluasa Bobol Sejumlah Sekolah di Riau

Kompas.com - 22/10/2020, 07:45 WIB
Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya melakukan ekspos pengungkapan aksi kejahatan spesialis pembobol sekolah di Kabupaten Siak, Riau. Rabu (21/10/2020). Dok Polres Siak KOMPAS.com/CITRA INDRIANIKapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya melakukan ekspos pengungkapan aksi kejahatan spesialis pembobol sekolah di Kabupaten Siak, Riau. Rabu (21/10/2020). Dok Polres Siak

PEKANBARU, KOMPAS.com - Polres Siak berhasil membongkar aksi kejahatan komplotan maling spesialis pembobol sekolah di Kabupaten Siak, Riau.

Enam orang anggota komplotan berhasil diringkus. Mereka adalah pencuri yang mengincar barang inventaris sekolah di sejumlah wilayah Siak.

Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya dalam konferensi pers, Rabu (21/10/2020), menyampaikan bahwa kelima tersangka adalah TA (35), IP (32), PY (33), Ir (31), IE (32), dan HW (30) selaku penadah.

"Lima orang tersangka sudah membobol lima sekolah di wilayah Kabupaten Siak," ungkap Doddy kepada wartawan, Rabu.

Baca juga: Riau Catat Rekor Baru, 521 Orang Pasien Covid-19 Sembuh dalam Sehari

Bobol lima sekolah, curi barang inventaris

Kelima sekolah itu, sebut dia, SMP Negeri 1 Sungai Mandau, SDN 10 Minas, SMP Negeri 7 Kerinci Kanan, SMAN 1 Pusako dan SMAN 1 Mempura.

Kerugian dari masing-masing sekolah bervariasi. Ada yang kerugian Rp 20 juta, Rp 46 juta, Rp 137 juta, Rp 15,7 juta dan Rp 92 juta.

Total seluruh sekolah yang dibobol para tersangka sekitar Rp 312 juta lebih.

Doddy menjelaskan, para tersangka melancarkan aksinya saat sekolah sedang sepi dan tidak dijaga.

Para tersangka mengambil barang inventaris seperti speaker wireles, printer, infokus, handphone, tablet, keyboard, komputer, CPU dan lainnya.

"Para tersangka melakukan aksinya dalam rentang Agustus hingga September 2020," sebut Doddy.

Baca juga: Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Ditangkap bertahap

Ia mengatakan, keenam tersangka ditangkap secara bertahap. Tiga tersangka ditangkap di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, sedang tiga lagi di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Semua tersangka bukan warga Siak.

Kasus ini masih dilakukan pengembangan. Para tersangka diduga masih ada mencuri di sekolah-sekolah yang ada di Riau.

 

"Tidak menutup kemungkinan tersangka melakukan kejahatan di wilayah lain. Namun, kami masih mendalaminya," kata Doddy.

Terhadap enam tersangka, dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-3, 4, 5 dan ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun penjara dan Pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Sementara itu, Doddy menyampaikan aksi tersangka pembobol ini suatu pembelajaran bagi semua, terutama bagi pihak sekolah. Sebab, aksi tersebut dikarenakan tidak ada penjaga keamanan dari pihak sekolah.

"Artinya, jadi pembelajaran bagi kita, satu tindak pidana itu belum tentu orang di sekitar dan belum tentu orang yang tahu lingkungan, tetapi pasti sudah melakukan rencana terlebih dahulu terhadap calon korban. Buktinya semua pelaku tidak berasal dari Siak, namun bisa membobol sekolah di Kabupaten Siak," ucap Doddy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Regional
Sukacita Orangtua Bayi Kembar Siam Setelah Setahun dan 10 Jam yang Berat

Sukacita Orangtua Bayi Kembar Siam Setelah Setahun dan 10 Jam yang Berat

Regional
Kisah Ibu Digugat Anak Kandung, Punya Fortuner tapi Dianggap Sewa

Kisah Ibu Digugat Anak Kandung, Punya Fortuner tapi Dianggap Sewa

Regional
Fakta Pasien Mesum di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Dompu, Viral di Medsos hingga Polisi Lakukan Penyelidikan

Fakta Pasien Mesum di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Dompu, Viral di Medsos hingga Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Dedi Mulyadi Siapkan Advokat untuk Ibu yang Digugat Anaknya karena Fortuner

Dedi Mulyadi Siapkan Advokat untuk Ibu yang Digugat Anaknya karena Fortuner

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ibu Digugat Anak Kandung Soal Mobil Fortuner | Temuan Bagian Tubuh Diduga Milik Penumpang Sriwijaya Air

[POPULER NUSANTARA] Ibu Digugat Anak Kandung Soal Mobil Fortuner | Temuan Bagian Tubuh Diduga Milik Penumpang Sriwijaya Air

Regional
Kisah Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya, Harganya Rp 7000 Semangkuk

Kisah Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya, Harganya Rp 7000 Semangkuk

Regional
Video Viral Mobil Patroli Kejar Truk di Tol, Sopir Tetap Melaju Kencang Saat Dihentikan Polisi

Video Viral Mobil Patroli Kejar Truk di Tol, Sopir Tetap Melaju Kencang Saat Dihentikan Polisi

Regional
Mengungkap Fakta Mayat Perempuan Setengah Telanjang yang Ditemukan Tewas di Tengah Sawah, Diduga Dibunuh

Mengungkap Fakta Mayat Perempuan Setengah Telanjang yang Ditemukan Tewas di Tengah Sawah, Diduga Dibunuh

Regional
Terjangkit Covid-19 Setelah Divaksinasi, Ini Kata Bupati Sleman

Terjangkit Covid-19 Setelah Divaksinasi, Ini Kata Bupati Sleman

Regional
Sederet Kisah Anak Laporkan Ibu Kandung, Gegara Harta hingga Luka Terkena Kuku

Sederet Kisah Anak Laporkan Ibu Kandung, Gegara Harta hingga Luka Terkena Kuku

Regional
Cerita Pria Cianjur Hidup Lagi Setelah 2 Kali Dikira Mati, Dede: Saya Ingat Betul Bawa jasadnya

Cerita Pria Cianjur Hidup Lagi Setelah 2 Kali Dikira Mati, Dede: Saya Ingat Betul Bawa jasadnya

Regional
Protes Sikap Ketua DPRD, Anggota Dewan Segel Ruangan: Jangan Anggap Kami Seperti Anak Buah

Protes Sikap Ketua DPRD, Anggota Dewan Segel Ruangan: Jangan Anggap Kami Seperti Anak Buah

Regional
Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Regional
KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X