Bawaslu akan Beri Sanksi 2 Paslon Pilkada Simalungun yang Langgar Protokol Kesehatan

Kompas.com - 22/10/2020, 07:36 WIB
Ilustrasi kampanye. AFP PHOTO / MOHAMMED ABEDIlustrasi kampanye.

SIMALUNGUN, KOMPAS.com - Bawaslu Kabupaten Simalungun menemukan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun.

Kedua Paslon itu akan dijatuhi sanksi setelah komisioner Bawaslu melakukan rapat pleno.

Komisioner Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Simalungun, Mulai Adil Saragih mengatakan, sesuai PKPU No 13 Tahun 2020, pertemuan terbatas dan tatap muka atau dialog dilakukan dengan jumlah paling banyak 50 orang.

Hasil temuan Bawaslu, kedua Paslon telah melakukan pertemuan tatap muka menghadirkan lebih dari 50 orang peserta. Di antaranya ada yang tidak pakai masker dan berkerumun.

Baca juga: Foto Bersama Bobby Nasution, Wagub Sumut Musa Rajeckshah Dilaporkan ke Bawaslu

Masih kata Mulia Adil, Paslon nomor urut 2 Muhajidin Nur Hasim-Tumpak Siregar (Hasim TPS) melakukan pertemuan pembentukan kordinator tingkat kecamatan dan Pelantikan kordinator Milenial.

Pertemuan tersebut digelar di lapangan terbuka dengan menghadirkan lebih 50 peserta di dua tempat berbeda di Kabupaten Simalungun pada Sabtu 18 Oktober 2020.

Sementara Paslon nomor urut 1 Radiapoh Hasiholan Sinaga-Zonny Waldi (RHS-ZW) melakukan pertemuan di ruang tertutup, dengan menghadirkan 50 orang lebih.

Pertemuan digelar di sebuah cafe di Kota Pematangsiantar tanpa izin keramaian, Minggu 19 Oktober 2020.

Baca juga: Duduk Perkara Paslon Ilyas-Endang Didiskualifikasi KPU Ogan Ilir, Berawal dari Laporan Paslon Lawan

"Jadi kita beri surat peringatan tertulis karena pertemuan tersebut lebih dari lima puluh orang. Kita tidak mau pertemuan itu menjadi penyebaran Covid 19 dan itu melanggar protokol kesehatan," kata Mulia Adil Saragih, dihubungi via telepon, Rabu (21/10/2020).

Menurut Adil, temuan pelanggaran yang dilakukan dua Paslon tersebut akan dibawa dalam rapat pleno Bawaslu Simalungun. Untuk saat ini pihaknya hanya memberikan surat peringatan.

"Dalam waktu dekat ini kita akan gelar rapat pleno terkait temuan tersebut. Hasil pleno kita akan berikan ke KPU Simalungun dan KPU Simalungun akan memberikan sanksi," jelas Adil.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Regional
Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Regional
Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Regional
Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Regional
Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Regional
Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Regional
Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Regional
Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Regional
Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Regional
3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Regional
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Regional
Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X