Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Kompas.com - 21/10/2020, 22:01 WIB
Salah satu pimpinan pondok gontor  Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA wafat, Rabu (21/10/2020). KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWISalah satu pimpinan pondok gontor Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA wafat, Rabu (21/10/2020).

PONOROGO, KOMPAS.com - Jenazah salah satu pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo, almarhum, KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA akan dikebumikan di pemakaman keluarga.

Rencananya prosesi pemakaman akan dilakukan Kamis (22/10/2020) mulai pukul 09.00 WIB.

“Besok pukul 09.00 WIB jenazah dishalatkan oleh seluruh keluarga besar PMDG di Masjid Jami' PMDG,” kata Sekretaris Pimpinan PMDG, Ustadz Rosikh, dalam rilis, Rabu (21/10/2020) malam.

Usai dishalatkan, pukul 10.00 WIB tepat, jenazah dimakamkan di pemakaman keluarga PMDG.

Baca juga: Pimpinan Ponpes Gontor KH Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Bagi warga yang ingin takziyah diperbolehkan datang besok pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Bagi pelayat diwajibkan mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, serta mencuci tangan di tempat yang telah disediakan.

Sebelumnya, salah satu pimpinan pondok pesantren terbesar di Indonesia itu, Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA, wafat pada Rabu (21/10/2020).

Putra pertama dari KH Imam Zarkasyi, salah seorang Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor, itu wafat di tempat tinggalnya di Gontor sekitar pukul 15.50 WIB.

Baca juga: Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Kabar wafatnya Pimpinan Pondok Gontor itu disampaikan adik almarhum yang juga Rektor Unida Gontor, Prof Amal Fathullah.

"Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi, pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, tutup usia, berpulang ke rahmatullah pada Rabu 21 Oktober 2020, pukul 15.50 di rumah Gontor," ujar Amal dalam rilisnya, Rabu sore.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Luapan Sungai Serayu di Banyumas Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah

Banjir Luapan Sungai Serayu di Banyumas Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah

Regional
Mulai 6 Desember, Tarif Tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda Surabaya Naik

Mulai 6 Desember, Tarif Tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda Surabaya Naik

Regional
Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Regional
Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Regional
Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Regional
1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah 'Rapid Test' Ulang

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah "Rapid Test" Ulang

Regional
Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Regional
Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Regional
Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X