Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Kompas.com - 21/10/2020, 21:58 WIB
Puluhan emak emak diduga sosialita Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan berjoget mengabaikan protokoler kesehatan di salah satu hotel. Rabu, (14/10/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Puluhan emak emak diduga sosialita Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan berjoget mengabaikan protokoler kesehatan di salah satu hotel. Rabu, (14/10/2020).

BONE, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan puluhan emak-emak asyik berjoget tanpa protokol kesehatan di pinggir kolam renang Hotel Novena Bone, Sulawesi Selatan, viral di media sosial.

Jubir Tim Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bone dr Yusuf geram dan meminta seluruh pihak yang terlibat untuk diberi sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

"Masa pandemi belum berakhir dan hal tersebut sangat tidak dibenarkan dan di luar akal sehat dan jangan sampai menjadi klaster baru penularan Covid-19 dan seluruh pihak yang terlibat harus mendapatkan sanksi termasuk pengelola hotel," kata Yusuf kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

Baca juga: Video Viral Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang Abaikan Protokol Kesehatan

Pihak kepolisian sendiri hingga saat ini belum melakukan penahanan terhadap para pelaku.

Meski demikian, pihaknya berjanji akan menindak tegas jika terbukti melanggar protokol kesehatan.

"Jika terbukti kami akan menindak tegas dan sudah jelas dalam Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan dan jika ini dilanggar maka hukumannya jelas satu tahun penjara" kata Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardy Yusuf.

Baca juga: Video Viral Polisi di Tegal Dimarahi Pemuda Tak Bermasker: Politik Kue, Paham Ora?

Sementara itu, Legal Konsultan Hotel Novena mengatakan, puluhan emak-emak yang tengah berjoget itu terjadi saat acara ulang tahun.

"Kami tetap menjalankan protokoler kesehatan dengan mewajibkan para tamu untuk menggunakan masker dan menjaga jarak. Rekaman video yang viral tersebut tidaklah berdasarkan fakta sebenarnya," kata Ilham Hasanuddin, Legal Konsultan Hoten Novena.

 

Penulis Kontributor Bone, Abdul Haq | Editor Khairina



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X