Petani Gelar Aksi Menolak Kedatangan Komnas HAM ke Jember, Ini Alasannya

Kompas.com - 21/10/2020, 19:10 WIB
para petani yang tergabung dalam Serikat Tani Independen (Sekti) saat menggelar aksi di depan kantor Bupati Jember, Rabu (21/10/2020) KOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADIpara petani yang tergabung dalam Serikat Tani Independen (Sekti) saat menggelar aksi di depan kantor Bupati Jember, Rabu (21/10/2020)

JEMBER, KOMPAS.com – Massa dari petani yang tergabung dalam Serikat Tani Independen (Sekti) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Pemkab Jember, Rabu (21/10/2020).

Mereka menolak kedatangan Komnas HAM RI yang bertujuan untuk melakukan mediasi sengketa tanah antara warga Desa Curahnongko dengan PTPN XII.

Baca juga: Mencari Keberadaan Bagus, Balita 17 Bulan yang Hilang Sepekan Setelah Pulang dari Rumah Nenek

Ketua Sekti Jember Jumain mengatakan, penolakan tersebut karena para petani merasa dizalimi oleh Komnas HAM.

Komnas HAM sebelumnya telah mengeluarkan rekomendasi terkait kasus ini pada 2015.

Namun, Komnas HAM malah kembali datang untuk memediasi, sementara rekomendasi tersebut belum juga dieksekusi.

Baca juga: Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini

“Yang jadi masalah, rekom itu tidak ada progres sama sekali,” kata Jumain kepada Kompas.com di lokasi demo. 

Jumain menilai rencana mediasi itu akan memulai lagi kasus sengketa tanah dari nol.

“Saya berpikir ada ketidaksinkronan komunikasi dan administrasi di dalam Komnas HAM,” ujar dia. 

“Rekomendasinya adalah serahkan tanah ke warga. Komnas HAM tinggal dorong pada kementerian untuk diekskusi,” ucap Jumain menambahkan.

Pihaknya juga menuntut agar Pemkab Jember segera membentuk tim gugus reforma agraria karena kepala kantor pertanahan sudah menandatangani pembentukan tim gugus tersebut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Regional
Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Regional
Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X