Langgar Protokol Kesehatan, Bawaslu Tegur 3 Kontestan Pilkada Mojokerto

Kompas.com - 21/10/2020, 16:15 WIB
. Shutterstock.

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Tiga kontestan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, masing-masing pernah mendapatkan teguran karena melanggar protokol kesehatan saat kampanye.

Catatan Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu), masing-masing pasangan calon bupati/wakil bupati Mojokerto pernah mendapatkan teguran tertulis karena melanggar protokol kesehatan saat melakukan kampanye.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Aris Fahrudin Asy'at mengungkapkan, dalam 25 hari masa kampanye Pilkada, pihaknya mencatat ada 30 kali pelanggaran protokol kesehatan saat kampanye berlangsung.

Dia menyebutkan, selama 25 hari total ada 276 kegiatan kampanye tatap muka dan pertemuan terbatas yang dilakukan para kontestan Pilkada Kabupaten Mojokerto.

Baca juga: Kasus Uang Rp 100.000 Berserakan di Mobil Pendukung Paslon di Mojokerto Bukan Pelanggaran Pilkada

"Catatan kami, jumlah pelanggaran protokol kesehatan saat kampanye dan mendapat teguran tertulis sebanyak 30 kegiatan," ungkap Fahrudin, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (21/10/2020).

Pilkada Kabupaten Mojokerto diikuti oleh tiga pasangan calon. Ketiganya mulai melakukan kampanye tatap muka sejak akhir September lalu.

Ketiga kontestan, yakni pasangan nomor urut 1 Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra, pasangan nomor urut 2 Yoko Priyono-Choirun Nisa, serta pasangan nomor urut 3 Pungkasiadi-Titik Masudah.

Fahrudin merinci, pasangan Ikfina-Barra tercatat mendapatkan 17 kali teguran karena dianggap tidak mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 saat kampanye.

Pasangan Yoko-Nisa, mendapatkan teguran sebanyak 5 kali. Sedangkan pasangan Pungkasiadi-Titik, mendapatkan teguran sebanyak 8 kali.

 

Dia menyebut, saat kampanye berlangsung, setiap orang yang terlibat diwajibkan untuk memakai masker, menjaga jarak aman, serta tersedianya fasilitas cuci tangan.

Bentuk pelanggaran protokol kesehatan saat kampanye di Pilkada Kabupaten Mojokerto, didominasi oleh pelanggaran batas jarak aman dan jumlah peserta kampanye yang melebihi batas.

Baca juga: Bawaslu Mojokerto: Ada 9 Kali Kampanye yang Tak Patuhi Protokol Kesehatan

"Bentuk pelanggaran sebagian besar karena jumlah peserta lebih dari 50 orang," ujar Fahrudin.

Meski demikian, lanjut dia, pelanggaran protokol kesehatan tersebut bisa dihentikan setelah petugas dari Bawaslu melayangkan teguran tertulis saat kampanye berlangsung.

"Ketika surat peringatan disampaikan, tim kampanye langsung menindak lanjuti. Jadi tidak ada pembubaran dan kami nyatakan klir," kata Fahrudin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Tipikor Selidiki 4 Kasus Dugaan Korupsi, 10 Pejabat Pemkot Tegal Diperiksa

Satgas Tipikor Selidiki 4 Kasus Dugaan Korupsi, 10 Pejabat Pemkot Tegal Diperiksa

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Januari 2021

Regional
Polisi Sebut Perumahan di Lokasi Longsor yang Tewaskan 40 Orang Langgar Aturan

Polisi Sebut Perumahan di Lokasi Longsor yang Tewaskan 40 Orang Langgar Aturan

Regional
Tangis Haru Keluarga Menyambut Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 di Ende, NTT

Tangis Haru Keluarga Menyambut Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 di Ende, NTT

Regional
Jadi Orang Pertama Divaksin, Bupati Jepara: Seperti Digigit Semut Hitam Bukan Semut Merah

Jadi Orang Pertama Divaksin, Bupati Jepara: Seperti Digigit Semut Hitam Bukan Semut Merah

Regional
PPKM Jilid 2 di Jateng, PKL Bakal Dibuatkan Aplikasi Khusus Jualan

PPKM Jilid 2 di Jateng, PKL Bakal Dibuatkan Aplikasi Khusus Jualan

Regional
Bikin Fans Berkerumun, Seorang Artis TikTok Diperiksa Polisi

Bikin Fans Berkerumun, Seorang Artis TikTok Diperiksa Polisi

Regional
Dua Kepala Daerah di DIY Positif Covid-19 , Sekda: Makan Tidak Usah Bareng-bareng

Dua Kepala Daerah di DIY Positif Covid-19 , Sekda: Makan Tidak Usah Bareng-bareng

Regional
Kesal Harga Turun, Seorang Peternak Buang Telur Ayamnya ke Sawah, Videonya Viral

Kesal Harga Turun, Seorang Peternak Buang Telur Ayamnya ke Sawah, Videonya Viral

Regional
5 Kabupaten di Papua Telah Terapkan Sekolah Tatap Muka

5 Kabupaten di Papua Telah Terapkan Sekolah Tatap Muka

Regional
Jumlah Pelanggar Aturan PPKM Jilid 1 di Jateng Capai 3.665 Orang

Jumlah Pelanggar Aturan PPKM Jilid 1 di Jateng Capai 3.665 Orang

Regional
RS Lapangan Malang Sudah Rawat 614 Pasien Covid-19, 402 di Antaranya Sembuh

RS Lapangan Malang Sudah Rawat 614 Pasien Covid-19, 402 di Antaranya Sembuh

Regional
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Taman Nasional Kelimutu Ditutup

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Taman Nasional Kelimutu Ditutup

Regional
Mobil Diduga Milik Wakil Ketua DPRD Sulut Diadang Istri di Tengah Jalan, Ini Kata Polisi

Mobil Diduga Milik Wakil Ketua DPRD Sulut Diadang Istri di Tengah Jalan, Ini Kata Polisi

Regional
Danrem 162 WB Bersyukur Divaksin Baru Kena Covid-19: Kalau Tidak Lebih Parah

Danrem 162 WB Bersyukur Divaksin Baru Kena Covid-19: Kalau Tidak Lebih Parah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X